KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat China masih menjadi negara penyumbang defisit neraca perdagangan terbesar bagi Indonesia sepanjang Januari hingga April 2026. Di tengah surplus perdagangan Indonesia yang masih berlanjut selama 72 bulan berturut-turut, defisit dengan China terus membengkak seiring tingginya impor barang modal dan bahan baku dari negara tersebut. Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan secara kumulatif neraca perdagangan Indonesia pada Januari-April 2026 masih mencatat surplus sebesar US$ 5,64 miliar. Namun, terdapat sejumlah negara mitra dagang yang menjadi sumber defisit yang cukup dalam.
China Masih Jadi Penyumbang Defisit Dagang Terbesar Indonesia Pada April 2026
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat China masih menjadi negara penyumbang defisit neraca perdagangan terbesar bagi Indonesia sepanjang Januari hingga April 2026. Di tengah surplus perdagangan Indonesia yang masih berlanjut selama 72 bulan berturut-turut, defisit dengan China terus membengkak seiring tingginya impor barang modal dan bahan baku dari negara tersebut. Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini, mengungkapkan secara kumulatif neraca perdagangan Indonesia pada Januari-April 2026 masih mencatat surplus sebesar US$ 5,64 miliar. Namun, terdapat sejumlah negara mitra dagang yang menjadi sumber defisit yang cukup dalam.