KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, China masih menjadi penyumbang defisit terbesar neraca perdagangan Indonesia. Adapun neraca perdagangan Indonesia secara kumulatif dari Januari hingga Juni 2026 mencapai US$ 3,58 miliar. Nilai tersebut lebih rendah bila dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai US$ 19,60 miliar. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono membeberkan, negara penyumbang defisit neraca perdagangan Indonesia dari Januari hingga Juni 2026 paling besar adalah dari China dengan defisit US$ 14,26 miliar.
China Masih Jadi Penyumbang Defisit Neraca Dagang Terbesar RI Hingga Juni 2026
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, China masih menjadi penyumbang defisit terbesar neraca perdagangan Indonesia. Adapun neraca perdagangan Indonesia secara kumulatif dari Januari hingga Juni 2026 mencapai US$ 3,58 miliar. Nilai tersebut lebih rendah bila dibandingkan periode sama tahun lalu yang mencapai US$ 19,60 miliar. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono membeberkan, negara penyumbang defisit neraca perdagangan Indonesia dari Januari hingga Juni 2026 paling besar adalah dari China dengan defisit US$ 14,26 miliar.