Chitose Internasional (CINT) Bidik Pertumbuhan Kinerja pada 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Memasuki tahun 2026, produsen furnitur PT Chitose Internasional Tbk (CINT) optimistis dapat mencapai pertumbuhan kinerja usaha berkelanjutan. 

Manajemen CINT mengungkap, sepanjang  tahun 2025, Perseroan berhasil menjaga kinerja operasional yang solid di tengah proses pemulihan industri furnitur nasional, sekaligus memperkuat fondasi bisnis melalui strategi yang adaptif dan terukur. 

Direktur PT Chitose Internasional Tbk, R. Nurwulan Kusumawati, mengatakan dengan capaian tersebut, Chitose optimistis target kinerja yang ditetapkan sepanjang 2025 dapat tercapai dan menjadi pijakan penting untuk melanjutkan momentum pertumbuhan pada 2026.


Hingga kuartal III-2025, Chitose mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp324,29 miliar dengan laba bersih Rp10,23 miliar, tumbuh 53,06% YoY. 

Baca Juga: Ini Kata Agincourt Resources Soal Pencabutan Izin Tambang oleh Satgas PKH

Kinerja tersebut ditopang oleh segmen pendidikan dan peralatan kantor yang masing-masing membukukan penjualan Rp156,67 miliar dan Rp161,34 miliar.

“Sepanjang 2025 kami fokus memperkuat fundamental operasional dan menjaga keberlangsungan perusahaan di tengah tantangan biaya dan kondisi global. Ke depan, kami melihat peluang pertumbuhan yang semakin terbuka, khususnya seiring meningkatnya belanja sektor pendidikan dan institusi,” ujar Nurwulan, dalam siaran pers, Rabu (21/1).

Memasuki 2026, Perseroan menargetkan pertumbuhan berkelanjutan melalui peningkatan permintaan segmen institusi, khususnya pendidikan dan perkantoran.

Selain itu, pihaknya fokus pada penguatan efisiensi operasional dan modernisasi fasilitas produksi guna meningkatkan daya saing dan menjaga ketahanan bisnis

Untuk mendukung target 2026, Perseroan menjalankan berbagai program efisiensi operasional yang mencakup pengelolaan rantai pasok, pengendalian biaya produksi, serta manajemen persediaan.

Strategi ini ditujukan untuk menjaga lead time dan memastikan produk berkualitas terkirim tepat waktu sesuai kebutuhan dan persyaratan, sehingga Chitose mampu memenuhi kebutuhan institusi pendidikan dan sektor lainnya di berbagai wilayah dengan karakteristik logistik yang beragam.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, Perseroan melanjutkan modernisasi fasilitas produksi melalui pembaruan mesin, peningkatan otomasi pada lini tertentu. 

“Upaya ini memungkinkan proses produksi yang lebih efisien, meningkatkan produktivitas sekaligus mendukung kemampuan Chitose dalam memenuhi permintaan dalam skala besar dan cakupan wilayah nasional,” katanya.

Di sisi lain, Pemulihan bertahap pasar furnitur domestik turut memberikan dorongan positif bagi kinerja Perseroan. Momentum ini dimanfaatkan dengan memperkuat portofolio produk serta memperluas penetrasi pasar ke wilayah-wilayah dengan potensi pertumbuhan yang masih terbuka.

Chitose secara konsisten memperluas jangkauan distribusi hingga ke pelosok negeri dan wilayah perbatasan, guna mendukung pemerataan akses sarana pendidikan yang layak dan berkualitas di seluruh Indonesia.

“Kami meyakini bahwa sinergi antara efisiensi operasional, modernisasi pabrik, serta komitmen memperluas distribusi furnitur pendidikan hingga ke pelosok negeri akan menjadi fondasi pertumbuhan Chitose di 2026,” tandasnya. 

Baca Juga: Jangkauan Logistik Nasional Meluas, PELNI Gandeng Pos Indonesia

Selanjutnya: Promo J.CO Terbaru Januari 2026, Paket Spesial Mulai Rp 55.000 Saja

Menarik Dibaca: Promo Indomaret Harga Spesial 21-26 Januari 2026, Snack-Body Care Diskon hingga 40%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News