JAKARTA. Produsen furnitur PT Chitose International Tbk mengalami kelesuan permintaan pada semester I-2016. Tercatat penjualan bersih CINT selama semester I-2016 sebesar Rp 144 miliar atau turun 11,65% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 163,1 miliar. Fadjar Swatyas, Direktur merangkap Sekretaris Perusahaan Chitose International mengatakan, di semester pertama 2016, permintaan furnitur tidak terlalu bagus karena ekonomi Indonesia tidak baik. Namun memasuki Agustus, proyek permintaan barang dan jasa pemerintah lewat lelang elektronik atau e-catalogue membantu menaikan penjualan. Di pasar domestik, CINT mengklaim berhasil memenangkan kontrak pengadaan barang dan jasa pemerintah berupa e-catalog. Tanpa menyebutkan nilai kontrak, CINT sudah didaftarkan dan menjadi standar produk bagi lembaga-lembaga pemerintahan di Indonesia.
Chitose kebanjiran order pemerintah
JAKARTA. Produsen furnitur PT Chitose International Tbk mengalami kelesuan permintaan pada semester I-2016. Tercatat penjualan bersih CINT selama semester I-2016 sebesar Rp 144 miliar atau turun 11,65% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 163,1 miliar. Fadjar Swatyas, Direktur merangkap Sekretaris Perusahaan Chitose International mengatakan, di semester pertama 2016, permintaan furnitur tidak terlalu bagus karena ekonomi Indonesia tidak baik. Namun memasuki Agustus, proyek permintaan barang dan jasa pemerintah lewat lelang elektronik atau e-catalogue membantu menaikan penjualan. Di pasar domestik, CINT mengklaim berhasil memenangkan kontrak pengadaan barang dan jasa pemerintah berupa e-catalog. Tanpa menyebutkan nilai kontrak, CINT sudah didaftarkan dan menjadi standar produk bagi lembaga-lembaga pemerintahan di Indonesia.