CIMB Niaga Auto Finance Buka Peluang Terbitkan Obligasi pada Semester II-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) masih membuka peluang untuk menerbitkan obligasi pada semester II-2026.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan hal itu dilakukan sebagai bagian dari strategi diversifikasi sumber pendanaan dan mendukung kebutuhan pertumbuhan pembiayaan. 

"Namun, pelaksanaannya akan disesuaikan dengan kebutuhan likuiditas perusahaan, serta kondisi pasar pada saat penerbitan," ungkapnya kepada Kontan, Rabu (26/8/2026).


Baca Juga: Jasindo Sebut Program PLTS 100 GWp Bisa Menjadi Peluang Pertumbuhan bagi Asuransi

Lebih lanjut, Ristiawan menyampaikan ada sejumlah faktor yang menjadi pertimbangan perusahaan dalam menerbitkan obligasi. Dia bilang faktornya, yakni perkembangan yield Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan pasar obligasi, tingkat permintaan investor, serta pricing yang dapat diperoleh.

"Ditambah, faktor kebutuhan pendanaan perusahaan, serta optimalisasi struktur dan tenor pendanaan," tuturnya.

Sampai Juli 2026, Ristiawan menuturkan CNAF telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap I Tahun 2026 sebesar Rp 200 miliar. Dia bilang penerbitan tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan dengan target penghimpunan dana hingga Rp 5 triliun. 

Selain obligasi, pada Maret 2026, CNAF juga telah menerbitkan sukuk sebesar Rp 900 miliar sebagai bagian dari Sukuk Wakalah Bi Al-Istitsmar Berkelanjutan I CIMB Niaga Auto Finance Tahap IV Tahun 2026.

Baca Juga: Transaksi Marketplace Tetap Tumbuh, Dompet Digital Jadi Andalan Pembayaran

Sebagai informasi, PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) mencatat, penerbitan surat utang multifinance mencapai Rp 14,57 triliun per Juli 2026. Nilainya turun 41,8%, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 25,03 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News