KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menargetkan pertumbuhan aset single digit di kuartal I 2024. Presiden Direktur PT CIMB Niaga Auto Finance Ristiawan Suherman melihat di kuartal I cukup berat jika menargetkan angka double digit untuk pertumbuhan aset. Menurutnya di samping waktu kerja yang pendek dikarenakan banyak waktu libur ditambah adanya pesta demokrasi atau pemilu, juga perubahan sejumlah regulasi yang masih terus diskusikan dengan regulator supaya sejalan dengan spirit pertumbuhan idustri pembiayaan di tahun 2024. “Secara pertumbuhan CNAF mematok target tumbuh tetapi berkisar di kisaran single digit untuk periode kuartal I 2024,” ungkap Ristiawan pada Kontan, Senin (29/1).
Sebelumnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebut total aset industri pembiayaan pada kuartal I tahun 2024 diproyeksikan akan tumbuh di kisaran 10%-11%. Baca Juga: Ekspansi Kantor Cabang, Multifinance Genjot Anggaran Belanja Modal Menanggapi hal itu, Ristiawan melihat berbagai tantangan di kuartal I, khususnya berkaitan dengan alligment berbagai macam aturan baru yang berlaku. “Triwulan 1 tahun 2024 akan tumbuh secara konservatif,” jelasnya. Sedangkan untuk pertumbuhan aset kelola dibtahun 2024 ini Ristiawan menargetkan pertumbuhan sebesar Rp 12,5 triliun atau meningkat 18% dari target aset kelolaan di tahun 2023. Selain itu menurutnha pembiayan kendaraan bekas dan pembiayan multiguna akan menjadi penyokong utama peningkatan pembiayaan. “Sekitar 70% dari target 2024 ini akan disalurkan terhadap kedua segmen tersebut diatas,” ujar Ristiawan.