KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) membukukan laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp 1,76 triliun pada kuartal I-2026. Capaian laba ini turun 2,22% dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya Rp 1,80 triliun. Jika dilihat dari laporan keuangan CIMB Niaga, susutnya laba salah satunya dipicu penurunan pendapatan bunga sebesar 8,6% secara tahunan menjadi Rp 5,69 triliun. Selain itu, beban bunga mengalami kenaikan 14,78% secara year on year (yoy) menjadi Rp 2,48 triliun. Alhasil, pendapatan bunga bersih alias net interest income (NII) turun 3% yoy menjadi Rp 3,22 triliun. Dari sisi intermediasi, CIMB Niaga menyalurkan total kredit Rp 235,1 triliun, naik 2,2% yoy. Hal ini membuat total aset secara konsolidasi ikut terkerek menjadi Rp368,2 triliun.
CIMB Niaga Cetak Laba Rp 1,76 Triliun, Ini Penyebab Utamanya
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) membukukan laba bersih secara konsolidasi sebesar Rp 1,76 triliun pada kuartal I-2026. Capaian laba ini turun 2,22% dibandingkan dengan periode sama tahun sebelumnya Rp 1,80 triliun. Jika dilihat dari laporan keuangan CIMB Niaga, susutnya laba salah satunya dipicu penurunan pendapatan bunga sebesar 8,6% secara tahunan menjadi Rp 5,69 triliun. Selain itu, beban bunga mengalami kenaikan 14,78% secara year on year (yoy) menjadi Rp 2,48 triliun. Alhasil, pendapatan bunga bersih alias net interest income (NII) turun 3% yoy menjadi Rp 3,22 triliun. Dari sisi intermediasi, CIMB Niaga menyalurkan total kredit Rp 235,1 triliun, naik 2,2% yoy. Hal ini membuat total aset secara konsolidasi ikut terkerek menjadi Rp368,2 triliun.
TAG: