CIMB Niaga incar pertumbuhan kredit SME konsumer



JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk sampai kuartal-III 2016 masih mencatatkan penurunan penyaluran kredit sebesar 2,7% yoy menjadi Rp 174,08 triliun. Meskipun demikian bank berkode emiten BNGA ini optimistis tahun depan penyaluran kredit akan lebih baik.

Menurut Direktur Strategy and Finance PT Bank CIMB Niaga Tbk Wan Razly, untuk jangka menengah sampai panjang bank akan fokus ke dua segmen penyaluran kredit. "Untuk jangka menengah dan panjang, penyaluran kredit CIMB Niaga difokuskan pada segmen small medium enterprise (SME) dan konsumer," ujar Wan Razly kepada Kontan, Rabu, (7/12).

Sebagai gambaran sampai kuartal III-2016, kredit sektor SME CIMB Niaga mengalami penurunan 6,3% yoy menjadi Rp 33,04 triliun. Sedangkan untuk bisnis konsumer tercatat bank asal Malaysia ini mengalami penurunan 0,8% yoy menjadi Rp 51,01 triliun.


Wan mengatakan, realisasi penyaluran kredit sampai kuartal-III 2016 yang lebih rendah dibandingkan dengan tahun lalu disebabkan karena strategi bank yang menerapkan pertumbuhan konservatif.

Dalam jangka pendek, CIMB akan mengoptimalkan pertumbuhan kredit di sektor korporasi. Sebagai gambaran, sampai kuartal III-2016 bisnis korporasi masih mencatatkan kenaikan kredit sebesar 2,2% yoy menjadi Rp 57,43 triliun.

Sedangkan hingga akhir 2016, Wan memperkirakan kredit CIMB Niaga akan tetap tumbuh di bawah level industri sejalan dengan strategi pertumbuhan konservatif yang dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Rizki Caturini