CIMB Niaga Salurkan Pembiayaan Berkelanjutan Rp 60,2 Triliun hingga Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga Tbk terus memperkuat komitmen terhadap pembiayaan berkelanjutan sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang.

Hingga kuartal I-2026, perseroan mencatat nilai pembiayaan berkelanjutan mencapai Rp 60,2 triliun.

Presiden Direktur CIMB Niaga Lani Darmawan menyampaikan, angka tersebut setara dengan hampir 26% dari total outstanding pembiayaan perseroan.


Baca Juga: Kenaikan Harga Tiket Pesawat Berpotensi Memberi Tekanan pada Asuransi Perjalanan

Capaian ini mencerminkan ekspansi yang konsisten pada sektor-sektor prioritas, seperti energi terbarukan dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Pembiayaan berkelanjutan kami terus tumbuh, termasuk pada sektor energi terbarukan, UMKM, serta sustainability-linked loans,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (4/5//2026).

Dari total portofolio tersebut, pembiayaan ke sektor UMKM tercatat sebesar Rp25,7 triliun atau sekitar 43% dari total pembiayaan berkelanjutan.

Hal ini menegaskan fokus perseroan dalam mendorong pembiayaan yang inklusif sekaligus memberikan dampak sosial yang luas.

Menurut Lani, penguatan pembiayaan berkelanjutan juga sejalan dengan upaya perusahaan dalam mendukung agenda dekarbonisasi serta berbagai inisiatif sosial yang terintegrasi.

“Perkembangan kami dalam pembiayaan berkelanjutan, dekarbonisasi, dan berbagai inisiatif sosial menunjukkan tekad CIMB Niaga untuk tumbuh secara bertanggung jawab sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan,” jelasnya.

Baca Juga: Bos BCA Syariah Tanggapi Skema Baru Pendanaan OJK dari APBN dan PNBP

Ke depan, CIMB Niaga berkomitmen untuk terus mengintegrasikan prinsip keberlanjutan dalam strategi bisnisnya.

Langkah ini diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan bisnis, tetapi juga mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif serta memperkuat ketahanan ekonomi nasional dalam jangka panjang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News