JAKARTA. Kebijakan pemerintah memberi lampu hijau bagi warga negara asing (WNA) memiliki hunian di Indonesia melalui PP RI No. 103 tahun 2015, menjadi peluang untuk meningkatkan pertumbuhan industri KPR. Bahkan, beberapa bank sudah menyiapkan produk KPR untuk segmen ini. Contohnya, Bank CIMB Niaga. Budiman Tanjung, Head of Retail Banking Product CIMB Niaga menjelaskan, pihaknya sedang menyiapkan produk KPR untuk WNA. "Kami harapkan dapat terealisasi pada kuartal pertama tahun ini," tutur Budiman kepada KONTAN, Rabu (21/1). Budiman mengaku, kebijakan pemerintah soal hunian untuk WNA memang bisa jadi peluang pertumbuhan KPR. Apalagi, CIMB Niaga sudah memiliki beragam produk KPR untuk massyarakat luas. "Sehingga, produk KPR untuk WNA tidak akan jauh berbeda dengan KPR bagi masyarakat Indonesia," ujarnya. Sayang, Budiman tak menjelaskan lebih detil soal rencana ini. Per 30 September 2015, CIMB Niaga telah menyalurkan KPR sebesar Rp 23,06 triliun. Jumlah ini memberikan kontribusi sebesar 45% terhadap total kredit Konsumer CIMB Niaga yang mencapai Rp 51,4 triliun per akhir September 2015. "Kami menargetkan pertumbuhan penyaluran KPR pada tahun ini lebih tinggi dari realisasi tahun lalu, tetapi tentunya dengan tetap berpatokan pada kondisi makro ekonomi dan pasar properti pada tahun 2016," terang Budiman. Adapun strategi CIMB Niaga untuk meningkatkan penyaluran KPR pada tahun ini diantaranya dengan menawarkan suku bunga yang kompetitif. Selain itu, KPR CIMB Niaga juga fokus menggarap pasar first home buyer bekerja sama dengan sejumlah developer terkemuka di Tanah Air. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
CIMB Niaga siapkan produk KPR untuk WNA
JAKARTA. Kebijakan pemerintah memberi lampu hijau bagi warga negara asing (WNA) memiliki hunian di Indonesia melalui PP RI No. 103 tahun 2015, menjadi peluang untuk meningkatkan pertumbuhan industri KPR. Bahkan, beberapa bank sudah menyiapkan produk KPR untuk segmen ini. Contohnya, Bank CIMB Niaga. Budiman Tanjung, Head of Retail Banking Product CIMB Niaga menjelaskan, pihaknya sedang menyiapkan produk KPR untuk WNA. "Kami harapkan dapat terealisasi pada kuartal pertama tahun ini," tutur Budiman kepada KONTAN, Rabu (21/1). Budiman mengaku, kebijakan pemerintah soal hunian untuk WNA memang bisa jadi peluang pertumbuhan KPR. Apalagi, CIMB Niaga sudah memiliki beragam produk KPR untuk massyarakat luas. "Sehingga, produk KPR untuk WNA tidak akan jauh berbeda dengan KPR bagi masyarakat Indonesia," ujarnya. Sayang, Budiman tak menjelaskan lebih detil soal rencana ini. Per 30 September 2015, CIMB Niaga telah menyalurkan KPR sebesar Rp 23,06 triliun. Jumlah ini memberikan kontribusi sebesar 45% terhadap total kredit Konsumer CIMB Niaga yang mencapai Rp 51,4 triliun per akhir September 2015. "Kami menargetkan pertumbuhan penyaluran KPR pada tahun ini lebih tinggi dari realisasi tahun lalu, tetapi tentunya dengan tetap berpatokan pada kondisi makro ekonomi dan pasar properti pada tahun 2016," terang Budiman. Adapun strategi CIMB Niaga untuk meningkatkan penyaluran KPR pada tahun ini diantaranya dengan menawarkan suku bunga yang kompetitif. Selain itu, KPR CIMB Niaga juga fokus menggarap pasar first home buyer bekerja sama dengan sejumlah developer terkemuka di Tanah Air. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News