CIMB Niaga Telah Terbitkan 3 Juta Lebih Kartu Kredit pada Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank CIMB Niaga TBK (BNGA) terus meningkatkan layanan kartu kreditnya. Kartu kredit dinilai semakin disukai nasabah karena bentuk pemakaiannya yang praktis dan cepat.

Direktur Consumer & Emerging Business Banking CIMB Niaga, Noviady Wahyudi mengatakan, pertumbuhan kartu kredit banknya terus tercatat positif pada kuartal pertama tahun 2026.

Noviady menyebut, jumlah kartu kredit yang sudah diterbitkan CIMB Niaga juga meningkat sampai lebih dari tiga juta kartu kredit. Menurutnya, pertumbuhan ini merupakan bentuk kepercayaan nasabah terhadap produk yang ditawarkan bank.


Baca Juga: Harga Emas Antam Melaju, Berpeluang Sentuh Rp 2,9 Juta per Gram pada Kuartal I-2026

"Kami berharap kepercayaan dan kenyamanan nasabah dalam menggunakan kartu kredit CIMB Niaga dapat terus terjaga," kata Noviady kepada Kontan, Kamis (16/4/2026).

Noviady kemudian menyebut, jumlah transaksi kartu kredit banknya pada kuartal I-2026 juga tumbuh sampai 5% bila dibandingkan kuartal yang sama di tahun sebelumnya.

Pertumbuhan transaksi itu ditopang oleh tingginya aktivitas konsumsi nasabah selama bulan Ramadan dan masa libur lebaran lalu. 

Pertumbuhan paling pesat tercatat ada pada bulan Maret 2026. Noviady bilang, pertumbuhan transaksi kartu kredit CIMB Niaga pada bulan itu jauh melebihi dua bulan sebelumnya.

"Pada bulan tersebut transaksi kartu kredit tumbuh sekitar 15% dibandingkan Februari 2026, sejalan dengan peningkatan aktivitas belanja masyarakat menjelang dan selama periode libur lebaran," jelasnya. 

Baca Juga: Survei BI: Kredit Tumbuh Lebih Lambat pada Kuartal I-2026

Noviady juga mencermati adanya kebijakan baru pemerintah yang mewajibkan bank untuk melaporkan data kartu kreditnya kepada Direktorat Jenderal Pajak (DJP) yang tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 8 Tahun 2026.

Noviady optimistis kebijakan tersebut tidak akan berpengaruh terhadap pertumbuhan kartu kredit banknya. Pasalnya, data kartu kredit yang dilaporkan bukanlah data pribadi nasabah, melainkan data transaksi di tingkat merchant.

"CIMB Niaga secara aktif melakukan edukasi kepada nasabah bahwa data yang dimaksud dalam kebijakan tersebut bukan merupakan data pribadi maupun rincian transaksi individu nasabah," ucapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News