KONTAN.CO.ID - JAKARTA.
PT Cisarua Mountain Dairy Tbk (CMRY) atau Cimory memperkuat ekspansi bisnis anak usahanya, PT Macrosentra Niagaboga (MS), dengan menyiapkan tambahan modal sebesar Rp125 miliar. Berdasarkan keterbukaan informasi perseroan, Senin (14/9/2026), tambahan modal tersebut akan diberikan secara bertahap untuk mendukung rencana ekspansi pusat distribusi serta kebutuhan modal kerja MS. Sekretaris Perusahaan Cisarua Mountain Dairy Dinar Primasari mengatakan, penambahan penyertaan modal tersebut merupakan bagian dari rencana pengembangan usaha Macrosentra Niagaboga.
Baca Juga: Entitas Sarana Menara (TOWR) Varinon Gandeng Omada, Siapkan Teknologi Wi-Fi 8 “Peningkatan penyertaan modal secara bertahap ini dilakukan untuk mendukung rencana ekspansi pusat distribusi dan modal kerja MS,” kata Dinar dalam keterbukaan informasi, dikutip Selasa (15/9). Macrosentra Niagaboga merupakan entitas anak yang 99,99% sahamnya dimiliki oleh CMRY. Tambahan modal Rp125 miliar tersebut juga telah tercantum dalam prospektus perseroan sebagai bagian dari rencana pengembangan usaha dan kebutuhan modal kerja MS. Manajemen CMRY menyebut transaksi penambahan penyertaan modal tersebut merupakan transaksi afiliasi antara perseroan dan anak usahanya. Meski demikian, transaksi tersebut dikecualikan dari ketentuan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Pasal 6 ayat (1) huruf b Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan. Pengecualian tersebut berlaku karena MS merupakan perusahaan terkendali dengan kepemilikan saham CMRY sedikitnya 99%. Dengan tambahan modal tersebut, CMRY akan mendukung pengembangan kapasitas distribusi Macrosentra Niagaboga sekaligus memperkuat kebutuhan modal kerja anak usaha untuk menunjang ekspansi bisnis.
Baca Juga: Industri Menanti Kepastian Insentif Motor Listrik Adapun, CMRY mencatatkan kinerja positif sepanjang semester I-2026. Laba bersih perseroan mencapai Rp 1,2 triliun, tumbuh 17,88% secara tahunan (
year on year/YoY) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 993,87 miliar. Dari sisi pendapatan, CMRY membukukan omzet Rp 6,50 triliun pada semester I-2026. Realisasi tersebut meningkat 25,49% YoY dibandingkan pendapatan pada periode yang sama tahun lalu.
Corporate Secretary Cimory Dinar Primasari mengatakan kinerja CMRY pada Semester I 2026 didukung oleh pertumbuhan pendapatan yang solid di kedua segmen bisnis perusahaan yaitu segmen
Dairy dan
Consumer Foods. Segmen Dairy berhasil mencetak pertumbuhan pendapatan sebesar 54% sedangkan segmen
Consumer Foods tumbuh sebesar 10% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan kinerja CMRY juga didukung oleh diantaranya inovasi produk dan perluasan saluran distribusi termasuk pasar ekspor.
Pada tahun 2026, CMRY telah meluncurkan Kanzler Singles Sosis Tom Yum, Kanzler Singles Sosis Keju Lumer, Kanzler Nyaos Gochujang, Eatmilk Matcha, dan Squeeze Bites Kurma. Selain itu, perseroan telah melakukan perluasan ekspor produk Dairy ke beberapa negara seperti Filipina, Vietnam, Kamboja, Malaysia, Brunei, Timor Leste, dan Maladewa.
Baca Juga: Kondisi Kahar Perusahaan Batubara, Kontraktor Tambang Soroti Risiko Tata Kelola RKAB Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News