KONTAN.CO.ID – JAKARTA. PT Nusantara Sejahtera Raya Tbk (
CNMA), pengelola jaringan bioskop Cinema XXI, menambah 14 layar bioskop sepanjang 2026. Ekspansi tersebut dilakukan melalui pembukaan empat lokasi baru hingga 29 Oktober 2026, seiring upaya perseroan memperluas jaringan secara selektif ke wilayah potensial. Keempat lokasi baru tersebut yakni Ciplaz Cipanas XXI, 23 Semarang XXI, Grand Mall Maros XXI, dan Sorong Modern City XXI.
Dengan penambahan tersebut, Cinema XXI kini mengoperasikan 271 lokasi bioskop dengan total 1.402 layar yang tersebar di 55 kota dan 31 kabupaten di Indonesia hingga 29 Oktober 2026.
Baca Juga: Cinema XXI (CNMA) Optimistis Bisnis Bioskop Makin Solid, Ini Strateginya Direktur Utama Cinema XXI Suryo Suherman mengatakan, perseroan terus memperkuat bisnis inti sekaligus mengembangkan potensi setiap lini usaha untuk menopang pertumbuhan jangka panjang. “Melalui peningkatan kualitas layanan, inovasi produk, dan optimalisasi jaringan bioskop, kami berupaya menghadirkan pengalaman yang relevan bagi pelanggan sekaligus memperluas peluang bisnis perseroan,” ujar Suryo dalam keterangan tertulis, Kamis (29/10). Di tengah ekspansi jaringan, CNMA membukukan pendapatan Rp 4,2 triliun hingga kuartal III-2026, dengan laba bersih sebesar Rp 416,3 miliar. Perseroan juga mencatatkan EBITDA Rp 1,2 triliun dan arus kas bersih dari aktivitas operasi Rp 931,4 miliar. Penjualan tiket bioskop menjadi kontributor terbesar pendapatan dengan nilai Rp 2,5 triliun atau sekitar 59,1% dari total pendapatan. Sementara itu, segmen makanan dan minuman atau
food and beverages(F&B) menyumbang Rp 1,4 triliun, setara 34,7% dari total pendapatan. Baca Juga: Cinema XXI (CNMA) Buka Bioskop Pertama di Kabupaten Maros Pada kuartal III-2026, pendapatan CNMA tumbuh 7,5% secara tahunan (
year-on-year/YoY) menjadi Rp 1,5 triliun. Pertumbuhan tersebut terutama ditopang kenaikan pendapatan F&B sebesar 13,9% YoY, sejalan dengan peningkatan rata-rata belanja F&B per penonton sebesar 15,8%. Selain mengembangkan jaringan bioskop, CNMA memperluas sumber pendapatan dari iklan dan platform digital. Pada kuartal III-2026, pendapatan lainnya meningkat 59,1% YoY dengan kontribusi terhadap total pendapatan naik menjadi 6,5%, dibandingkan 4,4% pada periode yang sama tahun lalu. Perusahaan juga berencana membagikan dividen interim sebesar Rp 4 per saham dengan total nilai Rp 333,1 miliar. Ke depan, CNMA akan melanjutkan ekspansi jaringan secara selektif dan terukur, sembari mengoptimalkan pendapatan serta menjaga efisiensi operasional. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News