KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren kredit konsumtif, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bank hingga pembiayaan kendaraan multifinance masih dalam tekanan. PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) menyebut kondisi itu berpotensi mempengaruhi lini bisnis asuransi jiwa kredit. Asal tahu saja, berdasarkan data Uang Beredar Bank Indonesia (BI), KPR industri perbankan hanya tumbuh 4,7% Year on Year (YoY) per Mei 2026, melambat dari pertumbuhan 8% yoy pada Mei 2025. Adapun data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pembiayaan kendaraan multifinance terkontraksi 1,44% YoY, dengan nilai mencapai Rp 402,49 triliun per Mei 2026. Direktur Ciputra Life Listianawati Sugiyanto menilai tekanan pada sektor pembiayaan konsumtif saat ini dipengaruhi berbagai faktor, seperti tingkat suku bunga acuan BI dan ketidakpastian ekonomi yang mengakibatkan masyarakat cenderung lebih selektif dalam mengambil keputusan pembiayaan.
Ciputra Life: Kredit Konsumtif Tertekan, Berpotensi Pengaruhi Asuransi Jiwa Kredit
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tren kredit konsumtif, seperti Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bank hingga pembiayaan kendaraan multifinance masih dalam tekanan. PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) menyebut kondisi itu berpotensi mempengaruhi lini bisnis asuransi jiwa kredit. Asal tahu saja, berdasarkan data Uang Beredar Bank Indonesia (BI), KPR industri perbankan hanya tumbuh 4,7% Year on Year (YoY) per Mei 2026, melambat dari pertumbuhan 8% yoy pada Mei 2025. Adapun data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, pembiayaan kendaraan multifinance terkontraksi 1,44% YoY, dengan nilai mencapai Rp 402,49 triliun per Mei 2026. Direktur Ciputra Life Listianawati Sugiyanto menilai tekanan pada sektor pembiayaan konsumtif saat ini dipengaruhi berbagai faktor, seperti tingkat suku bunga acuan BI dan ketidakpastian ekonomi yang mengakibatkan masyarakat cenderung lebih selektif dalam mengambil keputusan pembiayaan.