KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar modal yang masih menunjukkan volatilitas dan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate yang ditahan di level 5,75% tampaknya akan menjadi faktor yang memengaruhi arah investasi industri asuransi hingga akhir tahun ini. Seiring kondisi tersebut, PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) menilai instrumen pendapatan tetap masih memiliki peluang yang menarik dalam mengalokasikan investasi. Direktur Utama Ciputra Life Hengky Djojosantoso melihat instrumen pendapatan tetap masih menawarkan peluang yang menarik, khususnya Surat Berharga Negara (SBN) dan obligasi korporasi, dengan kualitas kredit yang baik. "Dengan level yield yang masih relatif menarik, kami melihat peluang untuk melakukan penempatan secara selektif, sekaligus menjaga kesesuaian antara karakteristik aset dengan profil liabilitas perusahaan," katanya kepada Kontan, Selasa (1/9/2026).
Ciputra Life: Pendapatan Tetap Punya Peluang Menarik dalam Mengalokasikan Investasi
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pasar modal yang masih menunjukkan volatilitas dan suku bunga acuan Bank Indonesia atau BI Rate yang ditahan di level 5,75% tampaknya akan menjadi faktor yang memengaruhi arah investasi industri asuransi hingga akhir tahun ini. Seiring kondisi tersebut, PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) menilai instrumen pendapatan tetap masih memiliki peluang yang menarik dalam mengalokasikan investasi. Direktur Utama Ciputra Life Hengky Djojosantoso melihat instrumen pendapatan tetap masih menawarkan peluang yang menarik, khususnya Surat Berharga Negara (SBN) dan obligasi korporasi, dengan kualitas kredit yang baik. "Dengan level yield yang masih relatif menarik, kami melihat peluang untuk melakukan penempatan secara selektif, sekaligus menjaga kesesuaian antara karakteristik aset dengan profil liabilitas perusahaan," katanya kepada Kontan, Selasa (1/9/2026).