Ciputra Life Sebut Ketidakpastian Ekonomi Global Jadi Tantangan Investasi pada 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Asuransi Ciputra Indonesia (Ciputra Life) menyampaikan ketidakpastian makro ekonomi global menjadi faktor utama yang menjadi tantangan dan perlu diantisipasi dari sisi investasi pada 2026. 

Direktur Ciputra Life Listianawati Sugiyanto mengatakan ketidakpastian dan tensi geopolitik berpotensi menciptakan dinamika dan volatilitas pasar investasi. ​

"Oleh karena itu, perlu menuntut kewaspadaan tinggi dalam pengelolaan risiko investasi, terutama untuk menjaga stabilitas nilai aset di tengah fluktuasi market," katanya kepada Kontan, Senin (2/3/2026).


Baca Juga: Danamon dan Adira Finance Catat Lonjakan SPK 60% di IIMS 2026

Di tengah tantangan yang ada, Listianawati menerangkan terdapat sejumlah peluang yang dapat dioptimalkan dari sisi investasi. Menurutnya, potensi penurunan suku bunga pada 2026 membuka peluang untuk mengunci yield pada obligasi jangka panjang. 

"Selain itu, pertumbuhan pasar modal domestik dan beberapa emiten dengan fundamental kuat dapat memberikan ruang untuk memperoleh capital gain dan dividen," ujarnya.

Listianawati menerangkan perusahaan akan terus mengedepankan strategi investasi yang prudent, terdiversifikasi, dan berbasis pada kesesuaian profil liabilitas pada 2026. Dengan demikian, dia berharap upaya tersebut dapat mendukung kinerja keuangan perusahaan secara berkelanjutan.

Sementara itu, Listianawati mengatakan hasil investasi perusahaan mencatatkan kinerja positif per akhir 2025. Dia menyebut hasil investasi Ciputra Life mencapai Rp 66,24 miliar pada 2025, atau naik sebesar 69% secara Year on Year (YoY).

Secara umum, Listianawati menerangkan kinerja hasil investasi perusahaan yang meningkat signifikan tersebut didorong faktor kondisi pasar obligasi yang relatif kondusif di tengah tren pelonggaran suku bunga. Dengan demikian, terjadi apresiasi harga pada portofolio surat utang, baik obligasi pemerintah maupun korporasi.

Baca Juga: Tekanan Global Meningkat, Kurs Rupiah Melemah, Simak Strategi Bank Woori Saudara

Dia bilang didorong juga strategi re-balancing aset yang dilakukan Ciputra Life sejak tahun sebelumnya, dengan mengoptimalkan durasi dan kualitas kredit. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News