KONTAN.CO.ID - Chelsea FC resmi memasuki babak baru setelah Clearlake Capital Group, L.P. mengambil alih kepemilikan saham Todd Boehly dan Mark Walter sehingga perusahaan investasi tersebut memperoleh kendali penuh atas klub terbaik di London tersebut. Chelsea mengumumkan perubahan kepemilikan itu melalui pernyataan resmi pada Rabu (16/9) waktu setempat. Dalam proses transisi tersebut, Hansjorg Wyss tetap menjadi pemegang saham penting sekaligus mitra dalam kelompok kepemilikan Chelsea. "Sebagai bagian dari transisi, Clearlake juga akan mengakuisisi kepemilikan Mark Walter dan dengan demikian memperoleh kendali penuh atas klub," tulis Chelsea dalam pernyataan resminya.
Perubahan ini sekaligus mengakhiri periode Todd Boehly sebagai
Chairman Chelsea. Klub memastikan tidak akan ada perubahan terhadap operasional harian, jajaran kepemimpinan maupun strategi yang sedang dijalankan.
Baca Juga: Bedah Strategi Transfer Chelsea yang Berbuah Rekor, Raup Lebih dari Rp11 Triliun Clearlake Ambil Alih Saham Todd Boehly dan Mark Walter
Clearlake sebelumnya telah menjadi pemegang saham mayoritas Chelsea sejak proses akuisisi pada 2022. Saat itu, Clearlake bekerja sama dengan Boehly, Walter dan Wyss untuk mengambil alih klub dari Roman Abramovich. Kini, Clearlake memperbesar kendalinya dengan membeli kepemilikan Boehly dan Walter. Dengan transaksi tersebut, Clearlake menjadi pihak yang mengendalikan Chelsea secara penuh. Boehly dan Clearlake sebelumnya memimpin proses akuisisi Chelsea pada 2022 dalam situasi yang sangat kompleks setelah Abramovich terkena sanksi pemerintah Inggris. Transaksi tersebut akhirnya rampung pada Mei 2022. Chelsea sebelumnya mengonfirmasi bahwa konsorsium baru memperoleh seluruh persetujuan yang diperlukan dari Pemerintah Inggris, Premier League dan otoritas terkait. Media Inggris sebelumnya melaporkan nilai akuisisi Chelsea pada 2022 mencapai sekitar £4,25 miliar.
Baca Juga: Chelsea Didenda £10 Juta atas Pelanggaran Aturan FA, Lolos dari Pengurangan Poin Todd Boehly Tinggalkan Kursi Chairman Chelsea
Setelah lebih dari empat tahun berada dalam struktur kepemilikan Chelsea, Boehly kini meninggalkan posisi Chairman. Boehly mengatakan dirinya merasa terhormat telah memimpin Chelsea dan berterima kasih kepada berbagai pihak yang terlibat selama masa kepemimpinannya. "Merupakan sebuah kehormatan untuk menjabat sebagai
Chairman Chelsea Football Club," kata Boehly. "Saya menghargai kemitraan saya dengan Clearlake dan kelompok pemilik yang lebih luas, serta keputusan dan investasi bersama yang telah kami lakukan untuk mendukung kesuksesan klub dalam jangka pendek maupun jangka panjang," lanjutnya. Boehly juga menyatakan keyakinannya terhadap masa depan Chelsea di bawah kendali Clearlake.
Baca Juga: Update 10 Transfer Termahal Bursa Musim Panas 2026, Chelsea Paling Boros Clearlake Janjikan Investasi Berlanjut di Chelsea
Behdad Eghbali dan Jose E. Feliciano, pendiri bersama Clearlake Capital, turut memberikan penghormatan kepada Boehly. "Todd telah menjadi mitra penting sepanjang kepemilikan kami atas Chelsea, dan kami berterima kasih atas waktu serta kontribusinya sebagai Chairman. Dia akan selalu menjadi bagian dari cerita dan keluarga Chelsea," kata Eghbali dan Feliciano. Keduanya menegaskan bahwa perubahan struktur kepemilikan tidak berarti Clearlake akan mengubah arah yang telah dibangun sejak 2022.
"Ketika kami beralih menuju kendali penuh, fokus kami adalah terus berinvestasi dalam infrastruktur klub, performa olahraga, pengembangan pemain, serta menghadirkan kesuksesan jangka panjang bagi Chelsea dan para pendukung klub," ujar mereka. Chelsea menyebut selama empat tahun kepemilikan bersama, investasi telah diarahkan ke berbagai sektor. Area tersebut mencakup skuad senior putra dan putri, tim junior, fasilitas latihan di Cobham, layanan medis dan dukungan pemain, pengembangan akademi, serta struktur kepemimpinan olahraga dan bisnis.
Baca Juga: Liverpool Jadi Klub dengan Skuad Termahal, Nilainya Tembus Rp25 Triliun