Clipan Finance: Persaingan Harga Mobil yang Ketat Berdampak Terhadap Pembiayaan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Industri otomotif diwarnai kemunculan berbagai merek mobil baru, termasuk pabrikan dari China, belakangan ini. Bahkan, harga mobil baru tersebut dibanderol lebih rendah sehingga membuat persaingan pasar menjadi lebih kompetitif.

PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) mencermati bahwa memang ada fenomena persaingan harga di pasar otomotif yang makin kompetitif, seiring munculnya merek mobil baru. 

Direktur Utama Clipan Finance Harjanto Tjitohardjojo mengatakan kehadiran produk-produk baru dengan harga lebih terjangkau itu memang memberikan dampak terhadap nilai pembiayaan rata-rata per unit. Meskipun demikian, dia menilai kondisi tersebut juga bisa menjadi peluang yang bisa dimanfaatkan multifinance.


Baca Juga: Adira Finance Berharap Kondisi Perekonomian 2026 Bisa Membaik Dibandingkan 2025

"Hal itu juga membuka peluang bagi segmen konsumen yang lebih luas untuk mengakses pembiayaan kendaraan bermotor," ungkapnya kepada Kontan, Selasa (2/2).

Lebih lanjut, Harjanto berpendapat fenomena pasar otomotif yang kian kompetitif kemungkinan akan terus berlanjut pada tahun ini, mengingat tren industri otomotif yang bergerak ke arah efisiensi harga dan elektrifikasi. Namun, dia bilang Clipan Finance tetap optimistis bahwa pemulihan pasar otomotif akan berlangsung secara bertahap, seiring dengan stabilisasi ekonomi dan peningkatan kepercayaan konsumen.

Untuk menyikapi fenomena itu, Harjanto mengatakan perusahaan multifinance perlu beradaptasi melalui inovasi produk dan layanan. Ditambah, memperkuat kolaborasi dengan dealer dan mitra bisnis lainnya untuk menciptakan ekosistem yang saling mendukung.

Terkait daya beli, Harjanto menyebut memang terdapat tekanan akibat berbagai faktor makro ekonomi. Namun, dia melihat kondisi itu sebagai bagian dari siklus bisnis yang wajar. 

Baca Juga: Perbankan Atur Strategi Jaga Kecukupan Modal Tahun 2026

Untuk mengantisipasi dampak yang terjadi, Harjanto menerangkan Clipan Finance akan terus melakukan penyesuaian strategi untuk tetap relevan dengan kondisi pasar, termasuk menawarkan skema pembiayaan yang lebih fleksibel dan kompetitif.

Berdasarkan data per kuartal III-2025, tingkat Non Performing Financing (NPF) Clipan Finance tercatat sebesar kurang dari 1%. Adapun total penyaluran pembiayaan Clipan Finance per kuartal III-2025 tercatat lebih dari Rp 3 triliun. 

Selanjutnya: Kisah Detektif Bikin Penasaran, 7 Serial Misteri Penuh Teka-Teki Mendebarkan

Menarik Dibaca: Kisah Detektif Bikin Penasaran, 7 Serial Misteri Penuh Teka-Teki Mendebarkan

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News