KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Perusahaan teknologi CloudMile Group melakukan kerja sama dengan Aerospike untuk memperkuat infrastruktur data artificial intelligence (AI) dengan menargetkan perusahaan di sektor finansial dan telekomunikasi. Melalui kemitraan ini, Aerospike menyediakan platform data real-time, sementara CloudMile membawa keahlian dalam arsitektur cloud, implementasi, integrasi, dan managed services di Indonesia. Kerja sama ini disebut menyasar perusahaan yang menghadapi pertumbuhan volume data sekaligus kebutuhan untuk mengakses dan memproses data secara cepat.
Country Head ASEAN Aerospike, Venkatesh Guntur mengatakan, kebutuhan terhadap data real-time semakin penting seiring ekspansi perusahaan di sektor tersebut.
Baca Juga: Mastersystem (MSTI) Kembangkan Layanan Cloud End-to-End, Bidik Kebutuhan Korporasi “Real-time data menjadi keunggulan kompetitif ketika perusahaan-perusahaan Indonesia di sektor financial services, telecommunications, dan digital commerce berkembang pesat dan mengadopsi AI untuk menghadirkan layanan digital yang lebih responsif,” ujar Venkatesh dalam keterangannya, Kamis (24/9/2026). Menurut dia, pertumbuhan perusahaan di sektor-sektor tersebut membuat kebutuhan terhadap infrastruktur yang mampu menangani volume data dan aplikasi yang semakin besar ikut meningkat. Dalam kerja sama ini, CloudMile dan Aerospike akan menawarkan layanan kepada perusahaan mulai dari penyusunan arsitektur, integrasi, implementasi, hingga migrasi dan pengelolaan infrastruktur. Platform Aerospike sendiri mendukung kebutuhan aplikasi yang memerlukan akses dan pembaruan data secara real-time.
Baca Juga: Data Center Indonesia Tumbuh Pesat, AI dan Cloud Jadi Mesin Penggerak Sejumlah penggunaannya antara lain personalisasi, recommendation engines, fraud detection, customer 360, dynamic credit scoring, serta aplikasi real-time decisioning. Country Director CloudMile Indonesia, Gilland Cardindo menambahkan, penguatan infrastruktur data diperlukan seiring meningkatnya adopsi teknologi AI di perusahaan. “Perusahaan juga membutuhkan data foundation yang dapat menyediakan akses terhadap informasi secara cepat, andal, dan scalable,” ujar Gilland.
CloudMile dan Aerospike juga disebut akan bekerja dengan perusahaan di Indonesia untuk mengevaluasi lingkungan data dan cloud yang sudah dimiliki serta mengidentifikasi kebutuhan pengembangan infrastrukturnya. "Kemitraan ini juga mencakup penguatan kapabilitas teknis lokal dan optimalisasi investasi cloud yang telah dilakukan perusahaan," tandasnya.
Baca Juga: Alibaba Cloud Perluas Bisnis AI dan Cloud di Indonesia, Bidik Sektor Strategis Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News