CNAF Catat Incoming Pembiayaan Digital Rp 17,5 Triliun hingga Agustus 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatat permintaan pembiayaan melalui kanal digital terus menjadi bagian dari proses layanan pembiayaan perusahaan.

Hingga Agustus 2026, incoming aplikasi atau permintaan pembiayaan yang masuk melalui kanal digital CNAF mencapai Rp 17,5 triliun.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, permintaan pembiayaan melalui kanal digital mencerminkan kebutuhan masyarakat terhadap proses transaksi yang semakin mudah, cepat, dan sederhana. 


Baca Juga: Mandiri Sekuritas Bidik Investor Ritel Lewat Penawaran SBR015, Kupon hingga 6,85%

Untuk menjawab kebutuhan tersebut, CNAF menghadirkan CNAF Mobile sebagai bagian dari upaya digitalisasi perusahaan.

Permintaan pembiayaan melalui kanal digital mencerminkan kebutuhan masyarakat akan proses transaksi yang semakin mudah, cepat, dan sederhana.

"Menjawab kebutuhan tersebut, kami telah menghadirkan CNAF Mobile sebagai bagian dari upaya digitalisasi perusahaan untuk memberikan kemudahan sekaligus mempercepat proses layanan pembiayaan di CNAF," ujar Ristiawan kepada Kontan, Selasa (29/9/2026).

Melalui CNAF Mobile, seluruh transaksi nasabah mulai dari pengajuan hingga tahapan proses selanjutnya diproses melalui aplikasi tersebut. 

Hingga Agustus 2026, nilai permintaan pembiayaan yang masuk atau incoming aplikasi tercatat mencapai Rp17,5 triliun.

"Seluruh transaksi nasabah mulai dari pengajuan hingga tahapan proses selanjutnya akan diproses melalui CNAF Mobile dan hingga Agustus 2026, permintaan pembiayaan (incoming aplikasi) senilai Rp17,5 Triliun," kata Ristiawan.

Di sisi penyaluran, CNAF mencatat total pembiayaan baru yang telah disalurkan hingga Agustus 2026 mencapai Rp 4,7 triliun. Nilai tersebut mengalami penyesuaian jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ristiawan menjelaskan, pencapaian penyaluran tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga kualitas pembiayaan. 

Baca Juga: Laba CIMB Niaga Turun 6,73%, Kredit Tumbuh 11,37% hingga Agustus 2026

CNAF menerapkan penyaluran yang selektif dan terukur dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian di tengah dinamika ekonomi sepanjang 2026.

"CNAF telah mencatatkan total penyaluran pembiayaan baru hingga Agustus 2026 senilai Rp4,7 triliun mengalami penyesuaian jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya," ungkap Ristiawan. 

"Pencapaian tersebut merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam penyaluran pembiayaan yang selektif, terukur dan mengedepankan prinsip kehati-hatian di tengah dinamika ekonomi yang terjadi sepanjang tahun 2026 ini," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News