CNAF Genjot Digitalisasi dan Penetrasi Pasar untuk Dorong Pembiayaan Modal Kerja



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menyiapkan sejumlah strategi untuk menjaga pertumbuhan pembiayaan modal kerja di tengah tekanan ekonomi global dan sikap pelaku usaha yang cenderung lebih konservatif.

Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, perusahaan akan memperkuat penetrasi pasar sekaligus meningkatkan digitalisasi proses pembiayaan guna mempercepat layanan kepada nasabah.

“Kami juga terus meningkatkan digitalisasi melalui CNAF Mobile yang terintegrasi dengan OCTO Mobile untuk mempercepat proses dan memberikan kemudahan bagi nasabah,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (8/5/2026).


Baca Juga: OCBC NISP Optimistis Bisa Masuk KBMI IV, Tapi Bukan Fokus Saat Ini

Selain itu, CNAF juga lebih selektif dalam menyalurkan pembiayaan dengan fokus kepada debitur yang memiliki fundamental usaha relatif stabil.

Menurut Ristiawan, pelaku usaha saat ini cenderung lebih berhati-hati dalam melakukan ekspansi bisnis sehingga perusahaan mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan.

“Pelaku usaha saat ini lebih konservatif dalam mengembangkan bisnis mereka, sehingga kami fokus pada calon nasabah yang memiliki fundamental bisnis yang lebih stabil,” katanya.

Sebagai gambaran, sepanjang kuartal I-2026, penyaluran pembiayaan baru modal kerja CNAF tercatat sebesar Rp 223 miliar atau tumbuh 9,7% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Adapun sektor UMKM, khususnya jasa, masih menjadi kontributor utama penyaluran pembiayaan perusahaan.

Di tengah kondisi tersebut, kualitas pembiayaan CNAF juga masih terjaga dengan rasio non-performing financing (NPF) sebesar 1,7% atau berada di bawah rata-rata industri.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News