KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menerapkan strategi diversifikasi pendanaan, seiring kondisi Bank Indonesia (BI) yang kembali menahan suku bunga acuan di level 4,75% dan tren kenaikan yield obligasi. Terkait hal itu, Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan bahwa kedua kondisi tersebut membuat ruang penurunan biaya dana atau cost of fund di multifinance berpotensi mengecil. Namun, CNAF menyikapinya dengan strategi diversifikasi sumber pendanaan yang kuat. Dengan demikian, pemberian pembiayaan kepada debitur tetap terjaga. Dia bilang perusahaan menerapkan kombinasi sumber pendanaan lewat berbagai instrumen, seperti penerbitan sukuk, fasilitas pinjaman perbankan jangka pendek dan panjang, serta alternatif pendanaan lainnya dengan pricing yang kompetitif.
CNAF Lakukan Diversifikasi Pendanaan di Tengah Suku Bunga yang Ditahan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) menerapkan strategi diversifikasi pendanaan, seiring kondisi Bank Indonesia (BI) yang kembali menahan suku bunga acuan di level 4,75% dan tren kenaikan yield obligasi. Terkait hal itu, Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan bahwa kedua kondisi tersebut membuat ruang penurunan biaya dana atau cost of fund di multifinance berpotensi mengecil. Namun, CNAF menyikapinya dengan strategi diversifikasi sumber pendanaan yang kuat. Dengan demikian, pemberian pembiayaan kepada debitur tetap terjaga. Dia bilang perusahaan menerapkan kombinasi sumber pendanaan lewat berbagai instrumen, seperti penerbitan sukuk, fasilitas pinjaman perbankan jangka pendek dan panjang, serta alternatif pendanaan lainnya dengan pricing yang kompetitif.
TAG: