KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) optimistis dapat menjaga pertumbuhan bisnis dan profitabilitas hingga akhir 2026 meski industri multifinance menghadapi tekanan kenaikan suku bunga acuan yang berpotensi meningkatkan biaya dana (cost of fund) dan risiko pembiayaan bermasalah. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, peningkatan suku bunga acuan dan kualitas pembiayaan menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari karena dapat memengaruhi biaya dana maupun kebutuhan pencadangan kerugian nilai. Kendati begitu, CNAF bilang, tantangan tersebut masih dapat dikelola melalui penerapan manajemen risiko yang disiplin, fokus pada segmen pembiayaan berkualitas, kemampuan beradaptasi terhadap dinamika pasar, serta diversifikasi sumber pendanaan.
CNAF Optimistis Jaga Profitabilitas Meski Cost of Fund Berpotensi Naik
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) optimistis dapat menjaga pertumbuhan bisnis dan profitabilitas hingga akhir 2026 meski industri multifinance menghadapi tekanan kenaikan suku bunga acuan yang berpotensi meningkatkan biaya dana (cost of fund) dan risiko pembiayaan bermasalah. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, peningkatan suku bunga acuan dan kualitas pembiayaan menjadi tantangan yang tidak bisa dihindari karena dapat memengaruhi biaya dana maupun kebutuhan pencadangan kerugian nilai. Kendati begitu, CNAF bilang, tantangan tersebut masih dapat dikelola melalui penerapan manajemen risiko yang disiplin, fokus pada segmen pembiayaan berkualitas, kemampuan beradaptasi terhadap dinamika pasar, serta diversifikasi sumber pendanaan.
TAG: