KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) telah menyalurkan pembiayaan baru Rp 5,41 triliun hingga September 2026. Dengan kinerja positif ini, akan terus fokus pada penyaluran pembiayaan yang selektif dan tetap mempertimbangkan kebutuhan pasar, profil risiko nasabah dan potensi pertumbuhan di setiap segmen bisnis. Apalagi, Otoritas Jasa Keuangan memangkas proyeksi pertumbuhan pembiayaan industri multifinance.
Baca Juga: CNAF Masih Buka Peluang Penerbitan Obligasi pada Kuartal IV-2026 Sebagai informasi, pada awalnya OJK memproyeksikan pertumbuhan piutang pembiayaan multifinance tumbuh 6%-8% pada 2026. Namun, proyeksi tersebut kemudian dipangkas menjadi 2%-4% pada akhir tahun 2026. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan, penyesuaian proyeksi piutang pembiayaan tersebut merupakan cerminan dari dinamika industri yang dipengaruhi oleh perkembangan kondisi ekonomi dan permintaan pembiayaan sepanjang tahun berjalan. Menurutnya, ada sejumlah faktor yang memengaruhi permintaan dan prospek pertumbuhan industri adalah ketidakpastian ekonomi global, tekanan terhadap daya beli masyarakat, dan kecenderungan konsumen yang makin selektif dan berhati-hati dalam mengambil keputusan. "Proyeksi pertumbuhan sebesar 2%–4% mencerminkan ekspektasi yang mempertimbangkan kondisi dan tantangan industri pembiayaan saat ini," ujarnya kepada Kontan, Senin (12/10/26). Adapun realisasi pertumbuhan akan tergantung pada berbagai faktor, antara lain perkembangan ekonomi, daya beli masyarakat, dan pembiayaan di berbagai segmen. Meski masih dihadapkan pada tantangan, Ristiawan melihat industri pembiayaan tetap memiliki ruang pertumbuhan. "Kami memandang bahwa di tengah kondisi pasar yang dinamis ini, industri pembiayaan tetap memiliki ruang untuk bertumbuh melalui strategi bisnis yang adaptif dan pengelolaan risiko yang baik," ujarnya. Untuk mendorong pertumbuhan bisnis, CNAF terus mengoptimalkan potensi pasar melalui penguatan penetrasi di berbagai segmen pembiayaan dan perluasan sinergi dengan mitra strategis.
Baca Juga: CNAF Salurkan Pembiayaan Multiguna Rp 1,32 Triliun pada Kuartal III-2026 Perusahaan juga menyempurnakan proses layanan guna meningkatkan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi bagi nasabah. Di sisi lain, CNAF tetap menerapkan prinsip kehati-hatian melalui analisis risiko yang terukur dan pemantauan kualitas portofolio secara berkelanjutan untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan volume pembiayaan dan kualitas portofolio. Selain itu, CNAF juga akan tetap menyalurkan pembiayaan secara selektif dengan mempertimbangkan kebutuhan pasar, profil risiko nasabah, serta potensi pertumbuhan di setiap segmen bisnis. Langkah ini diharapkan dapat membantu CNAF menjaga pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan di tengah kondisi pasar pembiayaan yang dinamis. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News