KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan mobil, baik baru maupun mobil bekas, di industri multifinance terkontraksi 3,25% Year on Year (YoY), dengan nilai Rp 230,47 triliun per Juni 2026. Meski kinerja pembiayaan mobil industri terkontraksi, PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) tetap melihat adanya peluang pertumbuhan hingga akhir 2026. Hal itu mengingat kebutuhan terhadap moda transportasi akan tetap ada. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan faktor lainnya, yakni pasar otomotif juga makin dinamis dengan hadirnya beragam pilihan kendaraan yang menawarkan fitur kompetitif, serta makin sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen.
CNAF Tetap Bidik Pertumbuhan Pembiayaan Mobil hingga Akhir 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat, penyaluran pembiayaan mobil, baik baru maupun mobil bekas, di industri multifinance terkontraksi 3,25% Year on Year (YoY), dengan nilai Rp 230,47 triliun per Juni 2026. Meski kinerja pembiayaan mobil industri terkontraksi, PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) tetap melihat adanya peluang pertumbuhan hingga akhir 2026. Hal itu mengingat kebutuhan terhadap moda transportasi akan tetap ada. Presiden Direktur CNAF Ristiawan Suherman mengatakan faktor lainnya, yakni pasar otomotif juga makin dinamis dengan hadirnya beragam pilihan kendaraan yang menawarkan fitur kompetitif, serta makin sesuai dengan kebutuhan dan preferensi konsumen.
TAG: