Communication Cable (CCSI) Masih Kaji Proyek di Varuna Cahaya Sentosa



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) tengah menjajaki proyek bersama PT NAP Info Lintas Nusa (Matrix NAP Info). Namun, rencana kerja dan proyek yang dilakukan bersama dengan NAP Info Lintas Nusa dalam perusahaan patungan PT Varuna Cahaya Santosa tersebut masih dalam tahapan pengkajian dan survei.

Vice President Director CCSI, Sudarno Khou mengatakan, semua pengkajian masih terus berjalan hingga saat ini. "Mengenai pendanaan pun sama, karena kerjasama ini tiap pihak akan menghadirkan kontribusi yang sama," ujarnya enggan memberikan detail lebih lanjut, Kamis (28/4).

Sebagai informasi, CCSI tercatat telah menandatangani dokumen legalitas untuk membuat perusahaan patungan bernama  PT Varuna Cahaya Santosa. Perusahaan ini akan membangun jaringan berkapasitas tinggi yang dinamakan Varuna Cable System (VCS) bersama PT NAP Info Lintas Nusa (Matrix NAP Info).


Baca Juga: Communication Cable Systems Indonesia (CCSI) Bentuk Perusahaan Patungan

CCSI akan mengawal proyek Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) antar pulau bersama mitra. Dalam kesempatan terpisah, CCSI dan Matrix NAP Info juga telah menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding – MoU) dengan Mitsui & Co., Ltd. (Mitsui). Catatan saja, Mitsui memang berminat turut ambil bagian dalam penyertaan saham di VCS.

Rencananya, jaringan SKKL yang dibangun akan menghubungkan pulau Jawa, Bali, Lombok, Sumbawa, Labuan Bajo, Sulawesi, Kalimantan, Bawean, Madura dan kembali ke pulau Jawa dalam satu lingkaran yang tersambung. Kabel optiknya secara keseluruhan direncanakan memiliki panjang lebih dari 3.400 km.

Sudarno melanjutkan, tahun ini pihaknya juga fokus untuk menjaring klien dan investor baru yang berfokus pada industri internet.

"Melihat kondisi dan perkembangan kabel Palapa Ring, ini bisa menjadi sebuah aspek yang berkontribusi untuk mendatangkan investor atau klien baru. Kami bisa menggelar kabel untuk hubungan internet," ujarnya.

Sudarno menyebutkan, pula pada periode kuartal I 2022, pihaknya berhasil meneruskan rebound dengan mengantongi pendapatan Rp 151,70 miliar atau meningkat 30% dari Rp 117,08 miliar. Sementara, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada oemilik entitas induk tercatat sebesar Rp 14,01 miliar atau meningkat 2,33%.

Pendapatan CCSI mayoritas berasal dari penjualan kabel standar sebesar Rp 120,99 miliar diikuti dengan kabel laut Rp 12,11 miliar, diikuti dengan jasa Rp 13,40 miliar, lalu aksesoris sebesar Rp 3,31 miliar dan pipa sebanyak Rp 2,17 miliar.

Baca Juga: Communication Cable (CCSI) Targetkan Laba Bersih Rp 46,30 Miliar pada Tahun Ini

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat