KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perusahaan minyak dan gas asal Amerika Serikat, ConocoPhillips, mengumumkan telah menyelesaikan penjualan aset non-inti (noncore assets) di wilayah Lower 48 senilai US$ 1,7 miliar pada Juli 2026. Langkah tersebut membuat perusahaan berhasil mencapai target divestasi aset sebesar US$ 5 miliar lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan. Penjualan aset menjadi strategi yang semakin banyak ditempuh oleh produsen minyak serpih (shale oil) skala besar di Amerika Serikat. Langkah ini bertujuan menyederhanakan operasional, memperkuat neraca keuangan, serta meningkatkan pengembalian kepada pemegang saham dengan lebih mengutamakan imbal hasil dibandingkan pertumbuhan produksi. ConocoPhillips mengungkapkan transaksi tersebut bersamaan dengan publikasi laporan keuangan kuartal II 2026. Dalam kesempatan yang sama, perusahaan juga mengumumkan pengunduran diri CEO yang telah lama menjabat, Ryan Lance.
ConocoPhillips Rampungkan Penjualan Aset US$ 1,7 Miliar, Lampaui Target Lebih Cepat
KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Perusahaan minyak dan gas asal Amerika Serikat, ConocoPhillips, mengumumkan telah menyelesaikan penjualan aset non-inti (noncore assets) di wilayah Lower 48 senilai US$ 1,7 miliar pada Juli 2026. Langkah tersebut membuat perusahaan berhasil mencapai target divestasi aset sebesar US$ 5 miliar lebih cepat dari jadwal yang telah ditetapkan. Penjualan aset menjadi strategi yang semakin banyak ditempuh oleh produsen minyak serpih (shale oil) skala besar di Amerika Serikat. Langkah ini bertujuan menyederhanakan operasional, memperkuat neraca keuangan, serta meningkatkan pengembalian kepada pemegang saham dengan lebih mengutamakan imbal hasil dibandingkan pertumbuhan produksi. ConocoPhillips mengungkapkan transaksi tersebut bersamaan dengan publikasi laporan keuangan kuartal II 2026. Dalam kesempatan yang sama, perusahaan juga mengumumkan pengunduran diri CEO yang telah lama menjabat, Ryan Lance.