Belakangan, kata converter kit semakin akrab di telinga kita, menyusul rencana pemerintah melarang mobil pribadi meminum bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Tak sedikit yang masih bertanya-tanya: makhluk apakah converter kit itu? Converter kit merupakan alat untuk mengalihkan sistem BBM ke bahan bakar gas (BBG). Nah, kalau kebijakan pembatasan konsumsi premium dan solar jadi berlaku, pemerintah memberikan dua pilihan kepada pemilik mobil pribadi: beralih memakai BBM nonsubsidi atau BBG. Jika memilih pindah menggunakan BBG, otomatis pemilik mobil pribadi mesti memasang converter kit pada kendaraannya. Alat ini terdiri dari 15 komponen. Contohnya, LGV refueling port, LGV refueling tank, multivalve, injector rail, change over switch, dan gas electronic control unit (lihat infografis). "Sekarang komponennya masih impor," ujar Widjajono Partowidagdo, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Converter Kit: Mengganti sistem BBM menjadi BBG
Belakangan, kata converter kit semakin akrab di telinga kita, menyusul rencana pemerintah melarang mobil pribadi meminum bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Tak sedikit yang masih bertanya-tanya: makhluk apakah converter kit itu? Converter kit merupakan alat untuk mengalihkan sistem BBM ke bahan bakar gas (BBG). Nah, kalau kebijakan pembatasan konsumsi premium dan solar jadi berlaku, pemerintah memberikan dua pilihan kepada pemilik mobil pribadi: beralih memakai BBM nonsubsidi atau BBG. Jika memilih pindah menggunakan BBG, otomatis pemilik mobil pribadi mesti memasang converter kit pada kendaraannya. Alat ini terdiri dari 15 komponen. Contohnya, LGV refueling port, LGV refueling tank, multivalve, injector rail, change over switch, dan gas electronic control unit (lihat infografis). "Sekarang komponennya masih impor," ujar Widjajono Partowidagdo, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).