KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Polemik pengadaan hampir 22.000 unit motor listrik untuk Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai menjadi cerminan lemahnya proses perencanaan belanja pemerintah dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengalihan kendaraan tersebut ke instansi lain memang dapat menjadi solusi agar aset negara tetap dimanfaatkan, tetapi tidak menyelesaikan persoalan pada tahap perencanaannya. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai pengalihan aset dapat mencegah barang yang telah dibeli menggunakan anggaran negara menjadi menganggur. Namun, langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kebutuhan operasional sejak awal belum dipetakan secara akurat.
CORE: Polemik Pengadaan 22.000 Motor Listrik BGN Cerminkan Lemahnya Perencanaan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Polemik pengadaan hampir 22.000 unit motor listrik untuk Badan Gizi Nasional (BGN) dinilai menjadi cerminan lemahnya proses perencanaan belanja pemerintah dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pengalihan kendaraan tersebut ke instansi lain memang dapat menjadi solusi agar aset negara tetap dimanfaatkan, tetapi tidak menyelesaikan persoalan pada tahap perencanaannya. Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai pengalihan aset dapat mencegah barang yang telah dibeli menggunakan anggaran negara menjadi menganggur. Namun, langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa kebutuhan operasional sejak awal belum dipetakan secara akurat.