Corona di Korea: Ada 60 kasus baru, mayoritas terkait pertemuan gereja



KONTAN.CO.ID - SEOUL. Jumlah kasus virus corona baru di Korea Selatan kembali naik di tengah peningkatan yang stabil pada infeksi yang ditularkan secara lokal serta kasus impor.

Minggu (28/6), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) melaporkan, ada 62 kasus Covid-19 baru, dengan 40 kasus merupakan penularan lokal. 

Jumlah ini naik dari kasus di hari sebelumnya yang tercatat 51. Posisi kali ini juga capaian terbanyak sejak 20 Juni, yang kala itu ada 67 kasus baru. 


Baca Juga: Waduh, jumlah infeksi virus corona global dekati 10 juta kasus

Dari kasus-kasus yang ditransmisikan secara lokal, 13 kasus dilaporkan di Provinsi Gyeonggi yang berpenduduk padat di sekitar Seoul, 13 di Seoul dan enam di Daejeon, yang berada 160 kilometer sebelah selatan Seoul. 

Korea Selatan memang telah dicekam oleh infeksi kluster sporadis sejak melakukan relaksasi jarak sosial pada 6 Mei. Wilayah Seoul, yang menyumbang lebih dari separuh kasus baru di bulan ini akhirnya kembali memberlakukan pengetatan jarak sosial. 

Meningkatnya infeksi lokal baru di wilayah metropolitan disebabkan oleh infeksi baru terkait dua gereja yang telah muncul sebagai kluster infeksi baru. 

Seorang wanita berusia 31 tahun dari Gereja Wangsung di daerah Gwanak, Seoul, pertama kali diidentifikasi pada positif virus corona pada Rabu (24/6). Sejak itu, 21 pengikut gereja lainnya juga dinyatakan positif terkena virus tersebut pada Sabtu (27/6) malam.

Dari gereja tersebut, sudah ada 1.700 pengikut, dan sekitar 100 anggota keluarga dan kenalan, yang menyelesaikan tes Covid-19. Untuk hasilnya diharapkan dapat keluar dalam beberapa hari mendatang.

Editor: Anna Suci Perwitasari