KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akses pembiayaan masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekitar 69,5% UMKM di Indonesia belum dapat mengakses pembiayaan perbankan. Kendala tersebut tidak hanya disebabkan keterbatasan akses ke lembaga keuangan, tetapi juga karena banyak pelaku usaha belum memiliki administrasi dan profil usaha yang memadai saat mengajukan kredit. Untuk mengatasi persoalan tersebut, PT Credit Bureau Indonesia (CBI) menjalin kerja sama dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui integrasi platform Andalan UMKM ke dalam SAPA UMKM, platform digital milik Kementerian UMKM. Integrasi ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha membangun profil usaha sehingga lebih siap mengakses pembiayaan formal.
Credit Bureau Indonesia Dorong UMKM Lebih Siap Raih Pembiayaan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Akses pembiayaan masih menjadi tantangan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), sekitar 69,5% UMKM di Indonesia belum dapat mengakses pembiayaan perbankan. Kendala tersebut tidak hanya disebabkan keterbatasan akses ke lembaga keuangan, tetapi juga karena banyak pelaku usaha belum memiliki administrasi dan profil usaha yang memadai saat mengajukan kredit. Untuk mengatasi persoalan tersebut, PT Credit Bureau Indonesia (CBI) menjalin kerja sama dengan Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui integrasi platform Andalan UMKM ke dalam SAPA UMKM, platform digital milik Kementerian UMKM. Integrasi ini ditujukan untuk membantu pelaku usaha membangun profil usaha sehingga lebih siap mengakses pembiayaan formal.