KONTAN.CO.ID - Cristiano Ronaldo mendapat sanksi dari Federasi Sepak Bola Portugal (FPF) setelah meninggalkan pemusatan latihan timnas Portugal akibat perselisihan dengan pelatih Jorge Jesus. Dalam pengumuman resmi pada Senin (19/10), Ronaldo dijatuhi denda sebesar €255 atau sekitar Rp5,17 juta dan hukuman larangan bermain selama 30 hari. Mengutip
ESPN, denda tersebut merupakan hukuman maksimal yang dapat diberikan federasi setelah mempertimbangkan sejumlah faktor yang meringankan.
Meski demikian, hukuman tersebut tidak akan membuat Ronaldo absen dalam dua pertandingan Portugal berikutnya. Portugal dijadwalkan menghadapi Denmark dan Wales pada November dalam lanjutan UEFA Nations League.
Baca Juga: Bukan Ronaldo atau Messi, Pesepak Bola Terkaya Ini Tanpa Klub di Usia 28 Tahun Ronaldo Tinggalkan Timnas di Tengah Kompetisi
Ronaldo meninggalkan skuad Portugal sebelum pertandingan melawan Denmark setelah terlibat perselisihan dengan Jorge Jesus mengenai waktu bermain. Perselisihan bermula ketika Ronaldo tidak dimainkan sebagai starter dalam pertandingan melawan Norwegia. Menurut Ronaldo, Jesus kemudian meminta dirinya bersiap untuk bermain selama 30 menit. Ronaldo mengaku mengikuti permintaan tersebut. Ia melakukan pemanasan sejak babak kedua, tetapi pada akhirnya tidak dimainkan. "Pelatih telah mengingkari janjinya kepada saya," kata Ronaldo dalam pernyataan setelah meninggalkan pemusatan latihan. Ronaldo juga menjelaskan bahwa keputusan tersebut tidak sesuai dengan rencana pemulihan fisik dan program latihannya. Ia sebelumnya dijadwalkan baru bermain pada 4 Oktober.
Baca Juga: Daftar Pemain Bola yang Jadi Pemilik Klub: Beckham, Ronaldo, Messi, dan Mbappe FPF Ambil Langkah Tegas
FPF sebelumnya menjatuhkan skors sementara kepada Ronaldo sebelum akhirnya menetapkan hukuman pada Senin. Federasi mempertimbangkan pengakuan Ronaldo dan catatan disiplin yang bersih sebagai faktor yang meringankan hukuman. Karena itu, Ronaldo hanya mendapat denda €255 selain skors 30 hari. Setelah meninggalkan timnas, Ronaldo menyatakan siap menerima hukuman apa pun yang diberikan FPF. Ia juga menegaskan keinginannya untuk tetap membela Portugal.
Presiden FPF Pedro Proenca turut menyatakan keyakinannya bahwa Ronaldo masih menjadi pemain penting bagi timnas Portugal. Menurut Proenca, Ronaldo merupakan salah satu aset terpenting dalam sejarah sepak bola Portugal dan tetap menjadi salah satu pemain kunci tim nasional. Dengan hukuman yang dijatuhkan FPF, Ronaldo masih berpeluang memperkuat Portugal dalam dua pertandingan Nations League pada November.
Baca Juga: Daftar 10 Pesepak Bola Terkaya Sepanjang Masa: Ronaldo Ungguli Messi