JAKARTA. Indonesia, menurut Chairul Tanjung, sepergi gadis cantik yang masih membutuhkan dandanan. Agar ada investor yang meminangnya, maka gadis cantik itu harus menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruknya. Menko Bidang Perkonomian itu mengibaratkan Indonesia bagai gadis cantik yang siap dipinang oleh para investor. Namun, lantaran masih banyak kekurangan di sana-sini, maka perlu dibenahi. “Indonesia ini ibaratnya seperti gadis cantik yang semua orang ingin menikahinya. Nah, tetapi kadang gadis cantik ini masih punya kebiasaan buruk. Sehingga orang mikir-mikir mau ngawinin dia enggak. Nah, kalau kebiasaan buruk ini kita hilangkan, pasti semua orang mau kawin dengan gadis cantik ini,” katanya kepada wartawan di kantornya, di Jakarta, Kamis (19/6/2014).
CT: Indonesia, "gadis cantik" yang perlu dandan
JAKARTA. Indonesia, menurut Chairul Tanjung, sepergi gadis cantik yang masih membutuhkan dandanan. Agar ada investor yang meminangnya, maka gadis cantik itu harus menghilangkan kebiasaan-kebiasaan buruknya. Menko Bidang Perkonomian itu mengibaratkan Indonesia bagai gadis cantik yang siap dipinang oleh para investor. Namun, lantaran masih banyak kekurangan di sana-sini, maka perlu dibenahi. “Indonesia ini ibaratnya seperti gadis cantik yang semua orang ingin menikahinya. Nah, tetapi kadang gadis cantik ini masih punya kebiasaan buruk. Sehingga orang mikir-mikir mau ngawinin dia enggak. Nah, kalau kebiasaan buruk ini kita hilangkan, pasti semua orang mau kawin dengan gadis cantik ini,” katanya kepada wartawan di kantornya, di Jakarta, Kamis (19/6/2014).