JAKARTA. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) masih menunggu revisi aturan Kontrak Investasi Kolektif melalui Dana Investasi Real Estate (DIRE). Maklum, perseroan ini berencana menerbitkan DIRE sebagai alternatif pendanaan ekspansi. Tulus Santoso, Direktur dan Sekretaris Perusahaan CTRA, mengatakan, aset recurring income yang potensial sebagai aset dasar DIRE sudah mencapai Rp 10 triliun. Aset tersebut tersebar di berbagai kota dari Jabodetabek, Surabaya, Semarang dan lain-lain. "Tapi aturan (DIRE) masih dibahas, kami masih menunggu," kata Tulus baru-baru ini. Saat ini, perusahaan ini tidak leluasa mencari pendanaan lewat perbankan atau obligasi untuk ekspansi, lantaran ada aturan minimum rasio utang.
CTRA pertimbangkan penerbitan DIRE
JAKARTA. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) masih menunggu revisi aturan Kontrak Investasi Kolektif melalui Dana Investasi Real Estate (DIRE). Maklum, perseroan ini berencana menerbitkan DIRE sebagai alternatif pendanaan ekspansi. Tulus Santoso, Direktur dan Sekretaris Perusahaan CTRA, mengatakan, aset recurring income yang potensial sebagai aset dasar DIRE sudah mencapai Rp 10 triliun. Aset tersebut tersebar di berbagai kota dari Jabodetabek, Surabaya, Semarang dan lain-lain. "Tapi aturan (DIRE) masih dibahas, kami masih menunggu," kata Tulus baru-baru ini. Saat ini, perusahaan ini tidak leluasa mencari pendanaan lewat perbankan atau obligasi untuk ekspansi, lantaran ada aturan minimum rasio utang.