Daftar 10 Saham AI yang Diprediksi Bakal Meroket: Ada Nvidia dan Microsoft



KONTAN.CO.ID - Berikut adalah daftar saham sektor kecerdasan buatan alias artificial intelligence (AI) yang diprediksi bakal meroket.

Belanja perusahaan untuk AI terus meningkat, mulai dari chip, pusat data, layanan cloud hingga perangkat lunak.


International Data Corporation (IDC) memproyeksikan belanja AI global meningkat dari sekitar US$307 miliar pada 2025 menjadi US$632 miliar pada 2028.

Insider Monkey dalam daftar yang dirilis 1 Oktober 2026 menempatkan 10 saham perusahaan teknologi yang dinilai memiliki prospek menarik seiring pertumbuhan industri AI.

Daftar tersebut disusun berdasarkan kemunculan saham dalam lima rekomendasi saham AI yang diterbitkan Morningstar, U.S. News/Argus, Kiplinger, 24/7 Wall St. dan TipRanks sepanjang 2026.

Perlu dipahami, semakin sering sebuah saham muncul dalam daftar tersebut, semakin tinggi skor konsensusnya. Nvidia, Microsoft, Amazon, Alphabet dan Broadcom menjadi lima saham dengan posisi teratas.

Langsung saja, berikut 10 saham AI yang diprediksi akan memiliki nilai tinggi dalam beberapa tahun ke depan.

Baca Juga: Trump Tunjuk Jay Clayton Pimpin Gugus Tugas untuk Mengkaji AI

1. Nvidia

Nvidia Corp. (NASDAQ: NVDA) berada di posisi pertama dalam daftar saham AI yang dinilai berpotensi meroket.

Nvidia menjadi salah satu perusahaan yang paling diuntungkan dari meningkatnya kebutuhan komputasi AI. Chip dan teknologi pusat data Nvidia digunakan untuk melatih serta menjalankan berbagai model AI.

Nvidia dimiliki oleh 285 hedge fund dan muncul empat kali dalam lima daftar rekomendasi yang dianalisis Insider Monkey.

2. Microsoft

Microsoft Corp. (NASDAQ: MSFT) menempati posisi kedua. Microsoft memiliki eksposur AI melalui berbagai lini bisnis, termasuk Azure, Copilot dan investasi di perusahaan AI.

Saham Microsoft dimiliki oleh 273 hedge fund dan muncul empat kali, menjadikannya salah satu saham yang paling konsisten masuk daftar rekomendasi.

3. Amazon

Amazon.com Inc. (NASDAQ: AMZN) berada di posisi ketiga. Salah satu kekuatan Amazon berada pada Amazon Web Services (AWS).

Layanan cloud tersebut menjadi bagian penting dari kebutuhan infrastruktur AI, sementara Amazon juga terus mengembangkan bisnis AI dan memiliki investasi besar di perusahaan AI.

Amazon menjadi saham dengan jumlah kepemilikan hedge fund terbanyak dalam daftar ini, yakni 369. Amazon juga muncul tiga kali dalam lima daftar rekomendasi.

Baca Juga: Trump Gandeng Enam Raksasa Teknologi untuk Atasi Risiko AI

4. Alphabet

Alphabet Inc. (NASDAQ: GOOGL) menempati peringkat keempat. Induk Google ini memiliki bisnis AI yang luas, mulai dari model AI Gemini hingga Google Cloud.

Bisnis cloud juga menjadi semakin penting karena perusahaan dan organisasi membutuhkan infrastruktur untuk menjalankan aplikasi AI.

Alphabet dimiliki oleh 275 hedge fund dan muncul tiga kali dalam daftar rekomendasi.

5. Broadcom

Broadcom Inc. (NASDAQ: AVGO) berada di posisi kelima. Broadcom mendapat manfaat dari meningkatnya investasi pusat data dan kebutuhan chip yang berkaitan dengan AI.

Broadcom tercatat dimiliki oleh 170 hedge fund dan muncul tiga kali dalam lima daftar yang dianalisis.

6. Meta Platforms

Meta Platforms Inc. (NASDAQ: META) ternyata hanya bisa menempati posisi keenam dalam daftar ini.

Meta memanfaatkan AI dalam berbagai bisnisnya, termasuk sistem rekomendasi konten dan iklan digital.

Meta tercatat dimiliki oleh 254 hedge fund dan muncul tiga kali dalam daftar rekomendasi.

Baca Juga: Boom AI Dorong Penggalangan Dana Saham Asia Menuju Rekor 2021

7. Taiwan Semiconductor Manufacturing Company

Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (NYSE: TSM) berada di peringkat ketujuh. TSMC merupakan salah satu perusahaan manufaktur chip terbesar di dunia.

Perannya penting dalam perkembangan AI karena berbagai perusahaan teknologi membutuhkan chip canggih untuk menjalankan model AI.

TSMC memiliki 249 hedge fund holder dan muncul dua kali dalam lima daftar rekomendasi.

8. Oracle

Oracle Corp. (NYSE: ORCL) berada di posisi kedelapan. Oracle memiliki bisnis cloud yang menjadi salah satu bagian penting dari strategi AI perusahaan.

Oracle tercatat dimiliki oleh 119 hedge fund dan mendapat satu kemunculan dalam daftar rekomendasi.

9. Marvell Technology

Marvell Technology Inc. (NASDAQ: MRVL) menempati peringkat kesembilan. Marvell merupakan perusahaan semikonduktor yang menyediakan berbagai teknologi untuk pusat data dan jaringan.

Marvell dimiliki oleh 96 hedge fund dan memiliki satu kemunculan dalam daftar rekomendasi yang digunakan Insider Monkey.

10. Snowflake

Di posisi terakhir ada Snowflake Inc. (NYSE: SNOW). Snowflake merupakan perusahaan teknologi yang bergerak di bidang cloud data platform.

Perusahaan ini berpotensi mendapatkan manfaat dari meningkatnya penggunaan AI karena perusahaan membutuhkan tempat untuk menyimpan, mengelola dan menganalisis data yang digunakan dalam sistem AI.

Snowflake tercatat dimiliki oleh 103 hedge fund dan hanya muncul satu kali dalam lima daftar yang menjadi dasar pemeringkatan.

Baca Juga: FutureChina Global Forum 2026: Arah China di Era AI dan Perluasan Pasar di ASEAN