Daftar Orang Terkaya di Indonesia Awal Maret 2026: Anthoni Salim Tembus 5 Besar



KONTAN.CO.ID - Nama-nama baru terlihat semakin ramai mengisi daftar orang terkaya di Indonesia pada awal Maret 2026. Meski demikian, posisi Prajogo Pangestu masih sangat kokoh di puncak.

Data Forbes per 6 Maret 2026 menunjukkan, kekayaan Prajogo saat ini ada di angka US$24,4 miliar atau sekitar Rp413,1 triliun.

Kekayaan itu jelas berasal dari jaringan bisnis Barito Pacific Group dan Chandra Asri Pacific yang masih menguasai sektor petrokimia dan energi di Indonesia.


Di bawahnya, R. Budi Hartono dan Low Tuck Kwong kini berbagi angka. Keduanya kini tercatat memiliki kekayaan di angka US$19,2 miliar atau sekitar Rp325,1 triliun. Sementara itu, Michael Hartono menyusul dengan US$18,5 miliar atau sekitar Rp313,2 triliun.

Performa menarik ditunjukkan oleh Anthoni Salim yang saat ini makin kokoh di lima besar. Kekayaan Anthoni Salim tercatat di angka US$12,2 miliar atau sekitar Rp206,6 triliun.

Lim Hariyanto Wijaya Sarwono adalah nama baru lainnya yang berhasil menembus 10 besar orang terkaya di Indonesia. Kekayaan bos Harita Group ini ditaksir mencapai US$5,7 miliar atau sekitar Rp96,5 triliun.

Untuk lebih jelasnya, berikut adalah daftar orang terkaya di Indonesia saat ini:

Baca Juga: Profil Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Terjaring OTT KPK, Ini Hartanya

15 Orang Terkaya di Indonesia (Forbes, 6 Maret 2026)

No. Nama Kekayaan (US$) Kekayaan (Rp) Industri & Perusahaan Utama
1 Prajogo Pangestu US$24,4 miliar Rp 413,1 triliun Petrokimia & energi (Barito Pacific Group, Chandra Asri Pacific)
2 R. Budi Hartono US$19,2 miliar Rp 325,1 triliun Perbankan & tembakau (Djarum Group, BCA)
3 Low Tuck Kwong US$19,2 miliar Rp 325,1 triliun Batu bara & energi (Bayan Resources)
4 Michael Hartono US$18,5 miliar Rp 313,2 triliun Perbankan & tembakau (Djarum Group, BCA)
5 Anthoni Salim US$12,2 miliar Rp 206,6 triliun Konsumer & pangan (Salim Group, Indofood)
6 Tahir & keluarga US$10,3 miliar Rp 174,4 triliun Keuangan & properti (Mayapada Group)
7 Otto Toto Sugiri US$8,78 miliar Rp 148,7 triliun Teknologi pusat data (DCI Indonesia)
8 Sri Prakash Lohia US$8,3 miliar Rp 140,5 triliun Petrokimia & tekstil (Indorama Corporation)
9 Marina Budiman US$6,2 miliar Rp 105,0 triliun Teknologi pusat data (DCI Indonesia)
10 Lim Hariyanto Wijaya Sarwono US$5,7 miliar Rp 96,5 triliun Pertambangan & perkebunan (Harita Group)
11 Agoes Projosasmito US$4,8 miliar Rp 81,3 triliun Pertambangan (Amman Mineral Internasional)
12 Theodore Rachmat US$4,6 miliar Rp 77,9 triliun Investasi & agribisnis (Triputra Group)
13 Chairul Tanjung US$4,5 miliar Rp 76,2 triliun Media, ritel & keuangan (CT Corp)
14 Haryanto Tjiptodihardjo US$4,3 miliar Rp 72,8 triliun Manufaktur bahan bangunan (Impack Pratama Industri)
15 Sukanto Tanoto US$4,3 miliar Rp 72,8 triliun Kehutanan, pulp & energi (Royal Golden Eagle Group)
*Nilai kekayaan mengacu kurs Dollar AS ke Rupiah pada Jumat, 6 Maret 2026.

Baca Juga: Jejak Roman Abramovich, Oligarki Rusia yang Mengubah Chelsea Jadi Raksasa

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News