Daftar Saham PER Terendah & Tertinggi LQ45 (15 Oktober 2026), PGAS dan AMMN Menguat
Jumat, 16 Oktober 2026 06:32 WIB
Oleh: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk saham-saham anggota indeks LQ45 pada 15 Oktober 2026 diwarnai tekanan jual yang meluas pada sebagian besar saham berkapitalisasi besar. Total nilai transaksi bursa tercatat Rp13,5 triliun. Investor asing mencatat net jual (net sell) senilai Rp569,4 miliar di tengah volume transaksi bursa yang mencapai 31,87 miliar saham. Rasio harga berbanding laba (price earning ratio/PER) menunjukkan berapa kali lipat harga saham dibanding laba bersih per sahamnya.
Sumber: Pusat Data Kontan dan RTI PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi segelintir emiten yang mampu mencatatkan penguatan di kelompok ini pada perdagangan 15 Oktober, masing-masing naik 0,72% dan 0,51%. Sebaliknya, tekanan jual menghantam PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang terkoreksi paling dalam sebesar 2,16%, disusul PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang masing-masing melemah 1,97% dan 1,94%. Adapun PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) bergerak stagnan. Baca Juga: MSCI Lakukan Konsultasi Klasifikasi Pasar, Bursa Indonesia Terancam Turun Status
DEWA Ambles Pimpin Pelemahan Bursa, AMMN dan UNTR Menguat
Kode
Close
PER
PBV
Perubahan
CUAN
630
105,00
11,45
-5,26%
UNTR
25.250
49,22
0,98
+1,00%
INDY
2.420
34,57
0,59
-5,10%
GOTO
27
27,00
0,96
-3,57%
BUMI
157
26,17
1,96
-4,85%
MBMA
438
24,33
1,62
-3,95%
BRPT
1.420
19,45
3,06
-0,70%
MDKA
2.850
19,26
4,43
-1,72%
DEWA
304
17,88
1,53
-7,88%
AMMN
4.390
17,85
3,09
+1,39%
Sumber: Pusat Data Kontan dan RTI PT Darma Henwa Tbk (DEWA) mengalami aksi jual masif dan keluar sebagai penurun terdalam di antara seluruh 20 saham gabungan pada perdagangan 15 Oktober setelah ambles 7,88%. Tekanan jual lanjutan juga melanda PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) yang merosot 5,26%, PT Indika Energy Tbk (INDY) yang turun 5,10%, serta PT Bumi Resources Tbk (BUMI) yang terkoreksi 4,85%.
Di sisi lain, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan PT United Tractors Tbk (UNTR) menjadi penopang setelah masing-masing menguat 1,39% dan 1,00%. Adapun PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) tetap kokoh memegang status Price to Book Value (PBV) terendah di seluruh 20 saham gabungan, yakni 0,35 kali. Baca Juga: Bos ACES Ungkap Alasan Kawan Lama Tinggalkan ACE Hardware dan Pilih AZKO
IHSG Melemah Hari ini, Berikut 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah & Tertinggi (15 Oktober 2026).