Daftar Saham PER Terendah & Tertinggi LQ45 (3 November 2026), Asing Net Sell Rp575 M
Rabu, 04 November 2026 05:25 WIB
Oleh: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk saham-saham anggota indeks LQ45 pada 3 November 2026 diwarnai gelombang tekanan jual massal yang menekan seluruh saham berkapitalisasi besar di tengah nilai transaksi bursa yang tercatat sebesar Rp11,7 triliun. Investor asing mencatat aksi jual bersih (net sell) senilai Rp575,00 miliar di tengah volume transaksi bursa yang menembus 26,59 miliar saham. Rasio harga berbanding laba (price earning ratio/PER) menunjukkan berapa kali lipat harga saham dibanding laba bersih per sahamnya.
Seluruh Saham PER Rendah Tertekan, ANTM Pimpin Koreksi
Kode
Close
PER
PBV
Perubahan
BBTN
855
2,50
0,32
-4,47%
INKP
6.125
3,04
0,26
-6,49%
MEDC
1.280
3,27
0,78
-6,57%
NCKL
700
3,80
0,94
-4,11%
JPFA
1.665
4,54
0,91
-4,03%
PGAS
1.330
4,62
0,63
-2,92%
ELSA
580
4,64
0,75
-6,45%
ANTM
2.400
4,90
1,45
-6,98%
AADI
10.425
4,99
1,20
-2,57%
HRTA
1.350
5,19
1,58
-6,90%
Sumber: Pusat Data Kontan dan RTI Seluruh saham anggota indeks LQ45 dengan PER terendah kompak mengalami tekanan jual masif pada perdagangan 3 November. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) memimpin koreksi terdalam di kelompok ini setelah merosot 6,98%, disusul PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang turun 6,90% dan PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang melemah 6,57%. Tekanan serupa juga menghantam emiten energi dan perbankan lainnya di tengah sentimen pelemahan pasar secara luas.
Bursa Dilanda Tekanan Jual Massal, INDY Pimpin Pelemahan
Kode
Close
PER
PBV
Perubahan
GOTO
24
24,00
0,83
0,00%
BUMI
120
20,00
1,50
-6,25%
INDY
1.795
19,30
0,43
-6,75%
BRPT
1.045
17,71
2,19
-6,70%
MBMA
294
16,33
1,09
-6,37%
UNTR
23.175
14,52
0,88
-2,83%
DEWA
222
13,06
1,09
-6,72%
SMGR
1.350
12,86
0,21
-4,59%
MDKA
1.845
12,47
2,86
-6,35%
PGEO
870
12,08
0,99
-6,45%
Sumber: Pusat Data Kontan dan RTI Tekanan jual serentak turut melanda kelompok saham PER tertinggi di bursa pada perdagangan 3 November. PT Indika Energy Tbk (INDY) memimpin koreksi terdalam di kelompok ini setelah merosot 6,75%, disusul PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang turun 6,72%, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) yang melemah 6,70%, serta PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) yang ambles 6,45%.
Di tengah gelombang koreksi masif bursa, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) menjadi satu-satunya emiten yang berhasil bertahan stagnan. Adapun PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) tetap kokoh memegang status Price to Book Value (PBV) terendah di seluruh 20 saham gabungan, yakni 0,21 kali. Baca Juga: Harga Saham Rontok 82%, 4 Emiten Prajogo Pangestu Masih Bisa Buyback Rp 3 T Lebih
IHSG Anjlok Hari ini, Berikut 10 Saham LQ45 dengan PER Terendah & Tertinggi (3 November 2026).