Daftar Saham PER Terendah & Tertinggi LQ45 (6 November 2026), PGAS dan SMGR Menguat
Sabtu, 07 November 2026 06:28 WIB
Oleh: Hasbi Maulana | Editor: Hasbi Maulana
KONTAN.CO.ID - Perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk saham-saham anggota indeks LQ45 pada 6 November 2026 diwarnai pergerakan bervariasi dengan penguatan selektif pada sejumlah emiten di tengah nilai transaksi bursa yang tercatat sebesar Rp10,3 triliun. Investor asing mencatat aksi beli bersih (net buy) senilai Rp328,20 miliar di tengah volume transaksi bursa yang mencapai 46,78 miliar saham. Rasio harga berbanding laba (price earning ratio/PER) menunjukkan berapa kali lipat harga saham dibanding laba bersih per sahamnya.
Sumber: Pusat Data Kontan dan RTI PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) memimpin penguatan di kelompok ini pada perdagangan 6 November setelah menanjak 1,06%, disusul PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) yang naik 0,55%. Sebaliknya, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mengalami tekanan jual terberat dan menjadi penurun terdalam di kelompok ini sekaligus bursa dengan koreksi 6,91%, diikuti PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) yang melemah 5,30% dan PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) yang turun 2,03%. Adapun PT Elnusa Tbk (ELSA) bergerak stagnan. Baca Juga: Wall Street: Nasdaq Rebound, Tetapi Mencatat Penurunan Mingguan Keempat
SMGR Menguat Pimpin Bursa, BRPT dan MDKA Tertekan
Kode
Close
PER
PBV
Perubahan
GOTO
24
24,00
0,83
0,00%
BUMI
115
19,17
1,44
-2,54%
INDY
1.770
19,03
0,42
-0,28%
MBMA
302
16,78
1,12
-2,58%
UNTR
23.025
14,43
0,87
-2,02%
BRPT
850
14,41
1,78
-6,59%
MDKA
2.020
13,65
3,14
-5,16%
SMGR
1.415
13,48
0,22
+3,28%
DEWA
224
13,18
1,10
-2,61%
PGEO
930
12,92
1,06
-2,11%
Sumber: Pusat Data Kontan dan RTI PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) memimpin penguatan tertinggi di antara seluruh 20 saham gabungan pada perdagangan 6 November setelah menanjak 3,28%. Di sisi lain, PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengalami tekanan jual berat dan keluar sebagai penurun terbesar setelah ambles 6,59%, disusul PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang merosot 5,16% serta PT Darma Henwa Tbk (DEWA) yang turun 2,61%.