KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Astra Daihatsu Motor (ADM) memilih tidak memasang target khusus penjualan maupun surat pemesanan kendaraan (SPK) selama penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Perseroan lebih fokus menjaga kontribusi terhadap pertumbuhan industri otomotif nasional serta mempertahankan posisinya sebagai merek dengan penjualan ritel terbesar kedua di Indonesia pada semester II-2026.
Marketing Director & Corporate Communication Director PT Astra Daihatsu Motor Tri Mulyono atau Tistan mengatakan, perusahaan tidak menetapkan target SPK khusus selama pameran otomotif terbesar di Indonesia tersebut.
Baca Juga: BYD Bidik Lampaui 4.200 SPK di GIIAS 2026, Optimistis Penjualan Semester II Meningkat "Kalau penjualan, enggak ada target khusus selama di GIIAS ini. Intinya kita ingin tetap berkontribusi untuk memajukan pertumbuhan industri otomotif nasional, termasuk penjualan di pasar otomotif Indonesia," ujar Tistan di sela GIIAS 2026, Rabu (29/7). Untuk paruh kedua tahun ini, Daihatsu juga tidak menetapkan target pangsa pasar tertentu. Namun, perusahaan berharap mampu mempertahankan posisi sebagai pemain nomor dua di pasar otomotif nasional. "Kalau semester kedua, mudah-mudahan bisa tetap mempertahankan posisi nomor dua di penjualan pasar otomotif nasional. Kalau ngomongin angka, enggak ada target
market share khusus, tapi harapannya tetap di nomor dua," katanya. Menurut Tistan, target tersebut didasari rekam jejak Daihatsu yang berhasil mempertahankan posisi kedua di pasar ritel otomotif nasional selama 17 tahun berturut-turut, yakni sejak 2009 hingga 2024. "Harapannya semester dua bisa tetap keep di nomor dua sehingga tahun depan kita bisa
achieve menuju 18 tahun berturut-turut," ujarnya. Hingga semester I-2026, pangsa pasar ritel Daihatsu tercatat mencapai 16,6% dengan penjualan sekitar 72.000 unit. Optimisme tersebut juga didukung berbagai aktivitas yang digelar Daihatsu di GIIAS 2026. Selain menampilkan lini produk andalan, perusahaan meluncurkan Daihatsu Terios Special Edition yang dipasarkan secara eksklusif selama pameran.
Deputy Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor Rokky Irvayandi mengatakan, Terios Special Edition hanya diproduksi sebanyak 20 unit, sebagai simbol 20 tahun kehadiran Terios di Indonesia. "Terbatas. Jadi Terios Special Edition ini hanya dijual di GIIAS 2026. Jumlahnya 20 unit. Angka 20 ini menggambarkan Terios sudah 20 tahun kita jual," kata Rokky. Model edisi khusus tersebut dikembangkan dari varian Terios X dengan sejumlah penyegaran kosmetik. Perubahan paling mencolok hadir melalui penggunaan warna
two-tone dengan atap hitam, dipadukan spion
, door handle, pelek, serta emblem berwarna gelap. "Yang paling kelihatan adalah warna two-tone, atapnya hitam. Kemudian spion, handle, pelek sampai logonya juga dibuat lebih gelap," ujarnya. Pada GIIAS 2026, Daihatsu mengusung tema "Karena Kamu Ada Semua Jadi Mudah", yang menegaskan komitmen perusahaan menghadirkan solusi mobilitas sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia.
President Director PT Astra Daihatsu Motor Yasushi Kyoda mengatakan, selama beroperasi di Indonesia sejak 1978, Daihatsu telah bekerja sama dengan sekitar 2.000 pemasok lokal, memproduksi lebih dari 9 juta unit kendaraan, serta mengekspor produk buatannya ke sekitar 60 negara. "Di manufaktur, kami memakai 2.000 supplier. Kami sudah memproduksi 9 juta unit dan mengekspor ke 60 negara," ujar Kyoda.
Menurut dia, pencapaian tersebut menunjukkan peran Daihatsu tidak hanya sebagai produsen kendaraan, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem industri otomotif nasional. Selain memperkuat pasar domestik melalui model seperti Xenia dan Gran Max, perusahaan juga terus mengembangkan riset dan pengembangan (R&D) agar produk yang dihadirkan sesuai dengan kebutuhan konsumen.
Baca Juga: Suzuki Targetkan 2.200 SPK di GIIAS 2026, Andalkan XL7 Baru untuk Dongkrak Penjualan Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News