KONTAN.CO.ID - MAKASSAR. Dalam sehari, Sulawesi Barat (Sulbar) diguncang gempa bumi tektonik sebanyak 35 kali yang bertitik pusat di Kabupaten Mamasa. Gempa bumi ini akibat Sesar Saddang yang berada di darat dengan kedalaman 10 kilometer. “Dari data kami di BMKG IV Makassar, Rabu (7/11) hingga pukul 21.55 Wita. Sulbar diguncang 35 kali gempa bumi dan yang dirasakan sebanyak 9 kali,” kata staf operasional Pusat Gempa Regional (PGR) IV Makassar Kaharuddin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/11) malam. Kepala BMKG IV Makassar Joharman menambahkan, potensi kekuatan gempa akibat Sesar Saddang di Sulbar hingga Sulawesi Selatan (Sulsel) tidak sebesar Sesar Palu Koro di Sulteng.
Dalam sehari, Sulbar digoyang gempa sebanyak 35 kali dalam sehari
KONTAN.CO.ID - MAKASSAR. Dalam sehari, Sulawesi Barat (Sulbar) diguncang gempa bumi tektonik sebanyak 35 kali yang bertitik pusat di Kabupaten Mamasa. Gempa bumi ini akibat Sesar Saddang yang berada di darat dengan kedalaman 10 kilometer. “Dari data kami di BMKG IV Makassar, Rabu (7/11) hingga pukul 21.55 Wita. Sulbar diguncang 35 kali gempa bumi dan yang dirasakan sebanyak 9 kali,” kata staf operasional Pusat Gempa Regional (PGR) IV Makassar Kaharuddin dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/11) malam. Kepala BMKG IV Makassar Joharman menambahkan, potensi kekuatan gempa akibat Sesar Saddang di Sulbar hingga Sulawesi Selatan (Sulsel) tidak sebesar Sesar Palu Koro di Sulteng.