KONTAN.CO.ID - DUBAI. Keraguan masih menyelimuti kesepakatan sementara Amerika Serikat–Iran untuk mengakhiri perang di Timur Tengah, di tengah peringatan bahwa pemulihan jalur pelayaran dan ekspor energi bisa memakan waktu berminggu-minggu. Namun, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan teks kesepakatan tersebut akan segera dipublikasikan dalam waktu dekat. Kesepakatan interim itu disebut akan memperpanjang gencatan senjata rapuh yang diumumkan pada April selama 60 hari tambahan, sekaligus membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz, yang sebelumnya praktis tertutup akibat eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel sejak Februari. Dalam pernyataannya di sela pertemuan KTT G7 Summit di Prancis, Trump mengatakan kesepakatan tersebut menegaskan bahwa Teheran tidak akan memiliki senjata nuklir. Ia juga menyebut draf lengkap perjanjian akan dipublikasikan dalam beberapa hari ke depan dan membuka kemungkinan untuk menyerahkannya ke Kongres AS untuk ditinjau, sesuai permintaan sejumlah anggota Partai Republik.
Damai AS–Iran Masih Ragu, Tapi Harga Minyak Sudah Langsung Jatuh
KONTAN.CO.ID - DUBAI. Keraguan masih menyelimuti kesepakatan sementara Amerika Serikat–Iran untuk mengakhiri perang di Timur Tengah, di tengah peringatan bahwa pemulihan jalur pelayaran dan ekspor energi bisa memakan waktu berminggu-minggu. Namun, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan teks kesepakatan tersebut akan segera dipublikasikan dalam waktu dekat. Kesepakatan interim itu disebut akan memperpanjang gencatan senjata rapuh yang diumumkan pada April selama 60 hari tambahan, sekaligus membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz, yang sebelumnya praktis tertutup akibat eskalasi konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel sejak Februari. Dalam pernyataannya di sela pertemuan KTT G7 Summit di Prancis, Trump mengatakan kesepakatan tersebut menegaskan bahwa Teheran tidak akan memiliki senjata nuklir. Ia juga menyebut draf lengkap perjanjian akan dipublikasikan dalam beberapa hari ke depan dan membuka kemungkinan untuk menyerahkannya ke Kongres AS untuk ditinjau, sesuai permintaan sejumlah anggota Partai Republik.
TAG: