Dana Buyback Diperbesar, Harga Saham Blue chip Ini Naik Lagi, Saatnya Beli atau Jual?



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Harga saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) berbalik arah pada Senin 6 April 2026 setelah tren melemah pada pekan lalu. Kenaikan harga saham blue chip ini terjadi setelah ada pengumuman peningkatan dana buyback atau pembelian kembali saham ADRO. 

Lalu, investor ritel sebaiknya beli atau jual saat harga saham ADRO saat harga naik lagi?

Pada perdagangan Senin (6/4), harga saham ADRO ditutup di level 2.510 turun 10 poin atau 0,40% dibandingkan sehari sebelumnya. Selama perdagangan lima hari terakhir, harga saham ADRO terakumulasi melemah 50 poin atau 1,95%.


Kenaikan harga saham tersebut sejalan dengan rencana ADRO yang menaikkan anggaran buyback saham. 

Alamtri percaya kondisi keuangan masih sehat sehingga anggaran buyback saham yang semula dianggarkan sebesar Rp 4 triliun ditambah menjadi Rp 5 triliun. 

Baca Juga: 4 Saham Pembagi Dividen Akan Cum Date 8-9 April, Yield 10,58%, Cek yang Layak Beli

Aksi pembelian kembali alias buyback saham ADRO akan dilakukan dalam jangka waktu paling lama 12 bulan terhitung setelah tanggal diperolehnya persetujuan rapat umum pemegang saham. Alamtri berjanji buyback saham tidak akan melebihi 10% dari jumlah modal yang ditempatkan dalam ADRO, serta tidak menyebabkan kekayaan bersih menjadi lebih kecil dari jumlah modal yang ditempatkan ditambah cadangan wajib yang telah disisihkan.

Namun rencana buyback saham ini masih akan dimintakan izin dalam rapat umum pemegang saham pada 17 April 2026. Perusahaan ini menargetkan akan melaksanakan buyback saham mulai 18 April 2026. 

Dengan asumsi penggunaan dana untuk buyback saham Rp 5 triliun sudah termasuk biaya transaksinya dan tidak termasuk biaya untuk komisi pedagang perantara efek dan biaya lain maka laba bersih per saham alias earning per share (EPS) setelah buyback menjadi US$ 0,01668 dari semula US$ 0,01526. Sementara total aset ADRO berkurang menjadi US$ 6,62 juta dari semula US$ 6,82 juta. Total ekuitas juga berkurang menjadi US$ 4,71 juta dari US$ 5 juta.  

Tonton: GEGER! Jasa Isi SPT Murah Ramai di Medsos, Ini Risikonya!

Rekomendasi Saham ADRO

VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas Indonesia, Oktavianus Audi mengatakan, saham ADRO masih bergerak sideways dengan kembali gagal breakout MA10 atau di level 2.534, dengan indikator MACD menunjukkan pelemahan tren.

Oleh karena itu, Oktavianus rekomendasi buy on break saham ADRO di level 2.540 dengan target menuju resistance 2.670 dan batasi jika turun ke support 2.400.

DAU Hingga Dana Desa Bisa Dipakai Buat Koperasi Merah Putih, Dapat Rp 3 Miliar!
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News