Dana Ekuitas Global Catat Arus Masuk 11 Minggu Berturut



KONTAN.CO.ID - LONDON. Dana ekuitas global mencatat arus masuk selama 11 minggu berturut-turut, karena optimisme mengenai musim laporan laba yang kuat dan penurunan harga minyak mentah meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko.

Investor menyuntikkan dana bersih sebesar US$ 21,15 miliar ke dalam dana ekuitas global pada pekan yang berakhir 5 Agustus, menyusul pembelian bersih sekitar US$ 27,72 miliar pada pekan sebelumnya, menurut data LSEG Lipper seperti dikutip Reuters, Jumat (7/8/2026).

Laporan kinerja emiten yang solid menopang masuknya dana investor tersebut. Data laba dari sekitar 808 perusahaan konstituen MSCI World yang telah melapor sejauh ini menunjukkan bahwa laba gabungan mereka untuk kuartal terakhir naik 40,9% dibandingkan tahun sebelumnya, dengan sekitar 75% di antaranya melampaui perkiraan analis.


Berdasarkan wilayah, dana ekuitas Eropa menarik dana masuk sebesar US$ 12,52 miliar—arus masuk mingguan terbesar sejak 8 Juli—sementara dana Asia mencatat arus masuk sebesar US$ 8,15 miliar. Namun, dana investasi AS justru menunjukkan tren sebaliknya, dengan mencatat arus keluar bersih sekitar US$ 1,58 miliar.

Baca Juga: Harga Emas Spot Naik Lebih dari 1% pada Jumat (7/8), Selama Sepekan Sudah Melejit 6%

Di antara dana sektoral, arus masuk ke dana teknologi melambat ke level terendah dalam enam minggu, yakni sebesar US$ 1,44 miliar. Dana sektor industri, barang konsumsi diskresioner, dan kesehatan masing-masing mencatat pembelian bersih sebesar US$ 1,08 miliar, US$ 710 juta, dan US$ 653 juta.

Sementara itu, investor menambah investasi bersih sebesar US$ 12,27 miliar ke dalam dana obligasi global, yang menandai pembelian bersih mingguan terbesar dalam tiga minggu terakhir.

Dana obligasi imbal hasil tinggi (high-yield) menarik dana sebesar US$ 3,66 miliar, yang merupakan arus masuk mingguan terbesar dalam lima minggu terakhir. Reksadana obligasi jangka pendek dan reksadana partisipasi pinjaman masing-masing mencatat arus masuk sebesar US$ 3,43 miliar dan US$ 915 juta.

Reksadana pasar uang menarik arus masuk bersih sebesar US$ 57,48 miliar, sekaligus mengakhiri tren arus keluar bersih yang telah berlangsung selama tiga minggu.

Di antara reksadana komoditas, reksadana emas dan logam mulia lainnya tetap diminati selama empat minggu berturut-turut, dengan mencatatkan arus masuk bersih sebesar US$ 345 juta. Sementara itu, reksadana energi mencatat arus keluar mingguan sebesar US$ 153 juta untuk minggu kedua berturut-turut.

Di pasar negara berkembang, reksadana ekuitas menunjukkan peningkatan momentum, dengan arus masuk mingguan melonjak ke angka US$ 9,26 miliar—level tertinggi dalam lebih dari lima bulan. Reksadana obligasi juga menarik investasi bersih sebesar US$ 303 juta, berdasarkan data yang mencakup 28.959 reksadana.

Baca Juga: Indeks Nikkei Ditutup Melemah, Saham Terkait AI Kembali Tergelincir