Dana kurang, Multi Agro tunda bikin pabrik sawit



JAKARTA. Kurang dana membuat PT Multi Agro Gemilang Plantation Tbk harus menahan diri melakukan ekspansi tahun ini.  Bahkan pembangunan pabrik kelapa sawit (PKS) yang direncanakan dimulai tahun ini, kembali tertunda karena sumber pendanaan masih dicari.   Laurena Margaretha Olivia, Sekretaris Perusahaan Multi Agro Gemilang Plantation mengatakan, hingga saat ini pembangunan PKS di Singkawang, Kalimantan Barat masih ditunda. Alasannya, perusahaan belum memiliki pendanaan yang investasinya mencapai Rp 150 miliar.

Rencananya mayoritas pendanaan memakai kas internal, sisanya sebesar 30% berasal dari perbankan. Sebelumnya perusahaan menargetkan dua PKS baru yang dapat beroperasi pada tahun ini di Riau dan Singkawang. Kapasitas dua PKS tersebut masing-masing sebesar 45 ton per jam dengan total investasi Rp 300 miliar.

Namun, sampai saat ini dua PKS tersebut terbengkalai. Praktis, hanya satu PKS yang dimiliki perusahaan dengan kode emiten MAGP di Calang, Aceh dengan kapasitas sebesar 45 ton per jam.


"Tahun ini kami konsolidasi internal dengan menanam kebun sawit. Sebab, dari luas areal tanam masih banyak yang belum tertanam. Apalagi tahun lalu sama sekali tidak ada produksi sebab belum ada tanaman yang menghasilkan dari kebun kami," tandas Olivia kepada KONTAN pada Senin (16/3)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Uji Agung Santosa