Dana Pendidikan Perlu Disiapkan Sejak Dini



KONTAN.CO.ID - JAKARTA.  Kenaikan biaya pendidikan yang terus terjadi membuat perencanaan dana pendidikan anak menjadi semakin penting bagi setiap keluarga. IFG Life menekankan, persiapan sejak dini dapat membantu orang tua menghadapi kebutuhan pendidikan tanpa mengganggu kondisi keuangan rumah tangga.

Berdasarkan Statistik Penunjang Pendidikan 2024 Badan Pusat Statistik (BPS), rata-rata biaya pendidikan SD sederajat mencapai Rp4,56 juta per tahun ajaran. Angka ini melonjak menjadi Rp 10,19 juta per tahun ajaran pada jenjang SMA/SMK sederajat.

Perbedaan biaya juga terlihat antar kelompok pengeluaran rumah tangga. Untuk jenjang SD sederajat, kelompok 20% rumah tangga dengan pengeluaran tertinggi mengeluarkan rata-rata Rp 8,88 juta per tahun ajaran, sementara kelompok 40% terendah sebesar Rp 3,28 juta.


Baca Juga: IFG Life Bayarkan Klaim Asuransi Kredit

Direktur Bisnis Individu merangkap Plt. Direktur Bisnis Korporasi IFG Life, Fabiola Noralita, mengatakan perencanaan dana pendidikan idealnya dilakukan jauh sebelum anak memasuki usia sekolah.

“Perencanaan dana pendidikan sebaiknya tidak menunggu hingga anak memasuki usia sekolah, melainkan dipersiapkan sejak dini sebagai bagian dari perencanaan keuangan keluarga,” ujarnya.

Menurut dia, persiapan yang matang akan memberi ruang bagi keluarga untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak tanpa mengorbankan pos keuangan lainnya. Selain itu, perlindungan terhadap risiko finansial juga dinilai penting agar rencana pendidikan tetap berjalan sesuai harapan.

Di sisi lain, kebutuhan perencanaan pendidikan juga kian relevan di tengah bonus demografi Indonesia. Dengan mayoritas penduduk berada pada usia produktif, semakin banyak keluarga yang berada pada fase membangun masa depan.

Baca Juga: IFG Life Dorong Pengembangan Atlet Muda di Labuan Bajo

Namun, hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 menunjukkan tingkat literasi asuransi masyarakat masih berada di 45,45%, dengan tingkat inklusi 28,50%. Kondisi ini menandakan masih besarnya ruang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap instrumen perlindungan keuangan.

IFG Life menegaskan komitmennya untuk terus mendorong literasi keuangan sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan masa depan keluarga, termasuk dana pendidikan anak.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: