KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Pensiun BCA atau Dapen BCA (DPBCA) mencatatkan kenaikan Return on Investment (RoI) per Juli 2026. Direktur Utama Dana Pensiun BCA Budi Sutrisno mengatakan RoI Dapen BCA per Juli 2026 tercatat sebesar 2,40%. Berdasarkan catatan Kontan, angkanya naik dari posisi bulan sebelumnya yang sebesar 1,65% per Juni 2026. Budi menerangkan perbaikan kinerja RoI itu utamanya didorong pergerakan positif pada pasar modal, serta efektivitas pengelolaan portofolio investasi secara aktif. Dia juga bilang bahwa instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) turut memberikan kontribusi positif. Asal tahu saja, OJK mencatat investasi dana pensiun di instrumen SRBI sebesar Rp 18,52 triliun per Juli 2026, atau meningkat 132,76% secara Year on Year (YoY). "Penempatan pada instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) turut memberikan kontribusi positif sebagai penopang yield dan penjaga fleksibilitas likuiditas portofolio di tengah tren kenaikan alokasi SRBI secara industri," katanya kepada Kontan, Jumat (11/9).
Dana Pensiun BCA Catatkan Return on Investment 2,40% per Juli 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Pensiun BCA atau Dapen BCA (DPBCA) mencatatkan kenaikan Return on Investment (RoI) per Juli 2026. Direktur Utama Dana Pensiun BCA Budi Sutrisno mengatakan RoI Dapen BCA per Juli 2026 tercatat sebesar 2,40%. Berdasarkan catatan Kontan, angkanya naik dari posisi bulan sebelumnya yang sebesar 1,65% per Juni 2026. Budi menerangkan perbaikan kinerja RoI itu utamanya didorong pergerakan positif pada pasar modal, serta efektivitas pengelolaan portofolio investasi secara aktif. Dia juga bilang bahwa instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) turut memberikan kontribusi positif. Asal tahu saja, OJK mencatat investasi dana pensiun di instrumen SRBI sebesar Rp 18,52 triliun per Juli 2026, atau meningkat 132,76% secara Year on Year (YoY). "Penempatan pada instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) turut memberikan kontribusi positif sebagai penopang yield dan penjaga fleksibilitas likuiditas portofolio di tengah tren kenaikan alokasi SRBI secara industri," katanya kepada Kontan, Jumat (11/9).
TAG: