Dana Pensiun BCA Jaga Stabilitas Kepesertaan di Tengah Gelombang Pensiun Normal



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dana Pensiun BCA atau Dapen BCA mencatat kepesertaan yang tetap terjaga hingga April 2026, meski mengalami penyesuaian tipis sebesar 0,41%.

Direktur Utama Dapen BCA, Budi Sutrisno mengatakan bahwa pergerakan jumlah peserta dipengaruhi oleh karakteristik perusahaan sebagai Dana Pensiun Pemberi Kerja (DPPK) yang tidak melakukan ekspansi pasar untuk mencari peserta baru di luar lingkungan korporasi.

Dengan begitu, pergerakan kepesertaan tersebut murni dipengaruhi oleh faktor operasional dan demografi internal.


Baca Juga: Sinarmas AM Meluncurkan DPLK Sinarmas AM, Fokus Mengedepankan Digitalisasi

"Dinamika jumlah peserta kami sepenuhnya melekat pada kebijakan ketenagakerjaan dan siklus SDM di pihak perusahaan pendiri," jelasnya kepada Kontan, Kamis (3/7/26).

Selain itu, ia juga menyebut kalau di perusahaan saat ini berada dalam kondisi banyak peserta yang mulai memasuki usia pensiun normal. 

Menurutnya, gelombang pensiun normal ini memang memberi dampak pada pergerakan angka pertumbuhan kepesertaan karena laju peserta purnatugas yang keluar dari program sedikit lebih tinggi dibanding dengan penambahan rekrutmen karyawan. 

Baca Juga: Hasil RUPST: Bank Bumi Arta (BNBA) Tak Bagi Dividen, Perubahan Komisaris Ditunda

Kendati begitu, untuk depannya Dapen BCA akan fokus mengoptimalkan pengelolaan dana sekaligus memperkuat akumulasi saldo peserta, salah satunya adalah melalui pemanfaatan program iuran sukarela.

Sebagai informasi, per April 2026 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pertumbuhan jumlah peserta dana pensiun sebesar 3,8% menjadi 30,11 juta orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News