KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bank Danamon Tbk berhasil menjaga kinerja bisnis
trade finance tetap positif di tengah gejolak ekonomi dan pelemahan nilai tukar rupiah. Trade finance adalah layanan keuangan bank yang diberikan untuk membantu pembiayaan atau jaminan keamanan pada aktivitas perdagangan nasabah, baik domestik maupun internasional. Dengan adanya tren pelemahan rupiah yang terjadi saat ini, Bank Danamon mengaku memang terdapat tantangan bagi perkembangan bisnis t
rade finance. Direktur Bank Danamon, Herry Hykmanto mengatakan, lemahnya kurs rupiah saat ini tentu berdampak pada bisnis
trade finance, karena berkaitan dengan kegiatan ekspor-impor nasabah.
Baca Juga: Bank Jakarta Bidik Peran sebagai Financial Operating System Kota Masa Depan Ketika rupiah melemah, Herry menyebut biaya pebisnis untuk melakukan impor akan jadi lebih mahal dan cenderung hati-hati. Sebab itu, permintaan trade finance dari kegiatan impor bisa mengalami penurunan. Akan tetapi, di saat yang sama, Herry bilang bisnis trade finance punya peluang keuntungan lebih dari permintaan ekspor. "Volatilitas rupiah memang berdampak pada meningkatnya biaya impor, namun di sisi lain juga membuka peluang bagi pelaku ekspor," kata Herry kepada Kontan, Rabu (3/6/2026). Permintaan ekspor akan meningkat karena harga bahan baku domestik saat ini menjadi lebih murah bagi pihak asing. Dengan begitu, permintaan layanan
trade finance dari ekspor pun berpotensi meningkat. Alhasil, Herry menyebut bisnis
trade finance Bank Danamon masih terus bertumbuh positif dengan didorong oleh pembiayaan ekspor-impor yang terus terjaga. "Secara keseluruhan, aktivitas perdagangan nasabah tetap relatif stabil dan resilien. Permintaan pembiayaan ekspor-impor secara umum masih solid," ucapnya. Adapun Herry mencatat hingga kuartal 1-2026, total kredit dan
trade finance konsolidasian Bank Danamon sebesar Rp 216,2 triliun atau meningkat 9% yoy.
Ia optimistis bisnis
trade finance Bank Danamon akan terus bertumbuh hingga akhir tahun 2026. Ia bilang, Bank Danamon punya peluang besar di bisnis ini dengan adanya jaringan internasional dari grup MUFG. "Ke depan, Danamon memproyeksikan bisnis
trade finance akan terus bertumbuh secara berkelanjutan, sejalan dengan target pertumbuhan yang ditetapkan regulator," ucapnya.
Baca Juga: Oona Insurance &Prodigi Hadirkan ProPadel Protection bagi Operator Fasilitas Olahraga Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News