KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Danantara Asset Management mengeksekusi rencananya menggabungkan aset manajer milik negara. Rencana tersebut untuk membangun pengelolaan aset yang lebih besar agar dapat bersaing dengan pemain lokal dan seluruh kawasan. Kamis (2/4/2026), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) mengumumkan jika Danantara Asset Management telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat saham anak usaha mereka di bidang manajer investasi. Penandatanganan tersebut terjadi pada 1 April 2026. Baca Juga: Dividen Bank Danamon (BDMN) Segera Cair Rp 142 per Saham, Simak Jadwal Lengkanya
- BNI melalui anak usahanya PT BNI Sekuritas akan menjual sebanyak 39.960.000 saham PT BNI Aset Manajemen kepada Danantara dengan nilai transaksi afiliasi Rp 359,64 miliar.
- BRI mengalihkan dua anak usaha yakni PT BRI Manajemen Investasi dan PT PNM Investment Management dengan total nilai Rp 1,3 triliun. BRI melalui anak usahanya PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menjual sebanyak 109.999 saham PNM IM dengan nilai transaksi Rp 345 miliar. Sementara nilai transaksi pengalihan saham BRI Manajemen Investasi Rp 975 miliar untuk saham sebanyak 19,5 juta saham.
- Bank Mandiri juga telah mengalihkan anak usahanya PT Mandiri Manajemen Investasi senilai Rp 1,025 triliun.